• News

  • Editor's Note

Politik ‘Dua Kaki‘ Partai Demokrat: Siapkan AHY di 2024?

Presiden Jokowi bersama Ketua Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono
Istimewa
Presiden Jokowi bersama Ketua Kogasma Partai Demokrat Agus Harimurti Yudhoyono

Berita Terkait

Partai Demokrat justru tidak mempermasalahkan jika ada sebagian kadernya mendukung pasangan Jokowi-Ma'ruf di Pilpres 2019. Padahal, sikap ini justru melahirkan tudingan bahwa mereka melakukan politik 'dua kaki' - di satu sisi bergabung dengan koalisi Prabowo, tetapi di sisi lain 'membiarkan' sebagian kadernya mendukung Jokowi-Ma'ruf Amin.

Kendati demikian, Wakil Ketua Umum Partai Demokrat Agus Hermanto menolak tuduhan bahwa pihaknya melakukan politik 'dua kaki' terkait sikap sebagian kadernya yang mendukung Jokowi-Ma'ruf Amin.

"Rasanya tidak ya, dua kaki tidak seperti itu bahkan dua kaki itu hal yang berbeda dengan kasus yang ada di Papua ini. Memang kasus di Papua adalah khusus, maka ini merupakan khusus untuk menentukan strategi apa yang harus dilakukan di sana," kata Agus Hermanto kepada awak media, di Jakarta, Senin (10/9/2018).

Agus menambahkan, bahwa di wilayah Papua memang paling signifikan mendukung Jokowi-Ma'ruf Amin.

"Karena di sana pemilihannya khusus pakai noken dan semua ketua-ketua DPC-nya sudah mendeclare hampir 90 persen mendukung Pak Jokowi," ungkapnya.

Justru pendapat berbeda disampaikan oleh Sekjen Partai Demokrat Hinca Panjaitan. Menurutnya, pihaknya memang memberikan dispensasi kadernya mendukung Jokowi, karena partainya ingin sukses di pilpres dan pileg.

"Semua partai hari ini akan mengeluarkan strategi, jalan pikiran untuk mendukung ini. Kami ingin sukses dua-duanya," kata Hinca, di Jakarta, Minggu (09/09).

Menurut Hinca, pilpres dan pileg digelar serentak, maka Partai Demokrat berharap bisa meraih kesuksesan di dua gelaran kontestasi politik tersebut.

"Hampir semua partai politik harus mengerjakan yang bersamaan, dua beban, dua kewajiban, tentulah kami harus sukseskan kedua-duanya," katanya.

Bagaimana kata pengamat?

Editor : Tommy Satria Ismaya Cahya