• News

  • Editor's Note

Jurus JKW di Balik Meja Prasmanan ‘Ayo Diminum Tehnya, dari Tadi Serius Sekali‘

Presiden Joko Widodo berbincang dengan wartawan di Istana Merdeka, Jakarta
foto: antara
Presiden Joko Widodo berbincang dengan wartawan di Istana Merdeka, Jakarta

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pandemi COVID-19 memang menciptakan beragam penyesuaian dalam pola interaksi dan aktivitas sehari-hari, termasuk juga dalam proses peliputan di Istana Kepresidenan.

Sebelum ada pandemi COVID-19, peliputan dilakukan dengan cara-cara "normal" yaitu mengikuti konferensi pers maupun "doorstop" dengan Presiden Joko Widodo dan para menteri kabinet Indonesia Maju atau kepala lembaga, meliput pelantikan para pejabat negara, mengikuti upacara-upacara kenegaraan hingga berbincang di meja oval Presiden Jokowi tempat biasa menerima para tamunya.

Namun dengan kehadiran COVID-19 hal-hal tersebut dihentikan sejak pertengahan Maret 2020 mengingat penularan virus corona jenis baru itu melalui "droplet" sehingga akan berbahaya bagi narasumber maupun wartawan untuk berinteraksi dari jarak dekat.

Peliputan acara-acara kepresidenan pun mengambil bentuk baru. Bahkan pada awal pandemi tidak ada peliputan di istana sama sekali atau hanya dilakukan sesekali menggunakan "streaming" dari Biro Pers dan Media Istana Kepresidenan.

Perlahan dengan adaptasi kebiasaan baru dan penerapan protokol kesehatan yaitu pemakaian masker, jaga jarak dan mencuci tangan maka wartawan pun mulai dapat kembali "mendekati" narasumber di istana.

Salah satunya pada acara dialog dengan Presiden Jokowi. Memang dalam periode ke-2 masa pemerintahannya, Presiden Jokowi setidaknya sudah 5 kali berdialog dengan wartawan mengenai isu apa saja.

Editor : Taat Ujianto