• News

  • Ekonomi Makro

KPK-OJK Sepakati Pencegahan Korupsi Lewat Edukasi

Ketua OJK Muliaman D Hada (economicreviewnews.com)
Ketua OJK Muliaman D Hada (economicreviewnews.com)

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) menyepakati nota kesepahaman dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK), dengan salah satu poin kerja sama yang disetujui adalah pertukaran data industri jasa keuangan.

Ketua Dewan Komisioner OJK Muliaman D Hadad menjelaskan, dalam kerja sama tersebut terdapat tiga poin penting, selain pertukaran data antara OJK dan KPK.

Poin lainnya adalah kesepakatan pencegahan tindak pidana korupsi melalui edukasi dan sosialisasi. Muliaman mengatakan, bakal merancang program edukasi yang ditujukan kepada sektor jasa keuangan.

"Ini memerlukan upaya besar, karena edukasi dan program pencegahan memerlukan waktu banyak, dan juga program besar karena industri keuangan luas. Kami akan merancang sosialisasi kepada industri. Kerja sama OJK dan KPK agar kemudian industri memahami seluk beluk tindak pidana korupsi," jelas Muliaman di kantor OJK, Kamis (10/3/2016)

Poin lainnya adalah penelitian dan pengembangan tentang lingkup kerja kedua institusi. Muliaman menuturkan belum ada rencana khusus mengenai hal tersebut. Penelitian dan pengembangan disesuaikan dengan kebutuhan kedua belah pihak.

Nota kesepahaman ini berlaku sejak 10 Maret 2016 hingga 10 Maret 2019.

Sebelumnya, Ketua KPK  Agus Rahardjo mengatakan, dengan kesepahaman ini, KPK akan lebih mudah untuk memperoleh data industri keuangan tertentu, yang sebelumnya tidak mudah diperoleh, seperti rekam jejak dan data pengurus perusahaan atau lembaga keuangan.

Menurut Agus, tindak pidana korupsi yang merugikan keuangan negara, tidak hanya dilakukan oleh penyelenggara negara. Maka dari itu KPK juga mewacanakan untuk melakukan pencegahan dan penindakan korupsi yang bisa dilakukan oleh korporasi dan pihak swasta.

Reporter : Very Herdiman
Editor : Firman Qusnulyakin