• News

  • Ekonomi Makro

OJK: Sudah Saatnya Suku Bunga Acuan di Indonesia Turun

OJK: Sudah saatnya suku bunga acuan di Indonesia turun.
Monex
OJK: Sudah saatnya suku bunga acuan di Indonesia turun.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Wimboh Santoso menilai, sudah saatnya tingkat suku bunga acuan di Indonesia turun. Pasalnya, dalam beberapa waktu terakhir, bank sentral dari negara-negara tetangga sudah mulai memangkas tingkat suku bunga acuannya.

Tercatat Bank Negara Malaysia (BNM), The Reserve Bank of Australia (RBA), dan teranyar Reserve Bank of India (RBI) juga sudah menurunkan tingkat suku bunga acuannya.
"Indonesia sudah waktunya juga. Sudah waktunya menurunkan suku bunga. Mestinya lebih cepat lebih bagus," kata Wimboh di Jakarta, Rabu (12/6/2019).

Ia tak memungkiri, era suku bunga tinggi saat ini sudah mulai ditinggalkan sejumlah negara, seiring dengan adanya potensi perlambatan ekonomi dunia yang disebabkan friksi dagang antara Amerika Serikat (AS) - Tiongkok.

Menurut Wimboh, penurunan suku bunga diharapkan bisa mendongkrak pertumbuhan ekonomi domestik. Terlebih hal itu dilakukan di tengah berlanjutnya ketidakpastian ekonomi global. Ia menilai, penurunan suku bunga acuan akan menjadi stimulus perekonomian Indonesia. Terlebih saat ini, PBD Indonesia dibentuk utamanya melalui permintaan domestik.

"Dengan penurunan suku bunga, itu memberikan optimisme untuk pergerakan dunia usaha meskipun ada potensi penurunan ekonomi dunia. Sekarang seluruh dunia mengeksplor untuk pertumbuhan domestiknya," kata dia.

Meski demikian, Wimboh percaya bahwa Bank Indonesia (BI) sebagai otoritas moneter tahu betul bagaimana menentukan arah kebijakan moneternya. Ia juga percaya bahwa di internal BI saat ini sedang membahas terkait masalah tersebut.

"Biar dihitung BI, silahkan saja. Kami lakukan koordinasi secara rutin dengan Kementerian Keuangan, Gubernur BI dalam rangka sharing informasi. Ini barang kali penting sebagai bahan pertimbangan BI untuk timingnya," pungkasnya.


Reporter : PD Djuarno
Editor : Sulha Handayani