• News

  • Ekonomi Makro

BI Pangkas Suku Bunga, Rupiah Menguat

Ilustrasi uang Rupiah dan US Dollar.
Istimewa
Ilustrasi uang Rupiah dan US Dollar.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Nilai tukar (kurs) rupiah yang ditransaksikan antar bank di Jakarta pada Kamis sore menguat setelah Bank Indonesia menurunkan suku bunga acuan, 7-days Reverse Repo Rate. Rupiah menguat 23 poin atau 0,16% menjadi Rp13.960/US$ dari sebelumnya Rp13.983/US$.

"Data fundamental baik secara eksternal maupun internal mendukung penguatan mata uang rupiah," kata Direktur Utama PT Garuda Berjangka Ibrahim Assuaibi di Jakarta, Kamis (18/7/2019).

Dari internal, sentimen positif bagi rupiah yaitu Rapat Dewan Gubernur Bank Indonesia pada hari ini yang memutuskan menurunkan suku bunga acuannya 25 basis poin menjadi 5,75%.

Kebijakan tersebut diambil bank sentral dengan pertimbangan rendahnya inflasi ke depan dan mendorong pertumbuhan ekonomi di tengah prospek pertumbuhan global yang sedang turun.

Dari eksternal, pelaku pasar kini kembali meyakini bahwa The Fed akan memangkas suku bunga tiga kali di tahun ini.

Yang paling dekat, pemangkasan akan dilakukan pada 31 Juli 2019 atau 1 Agustus 2019 waktu Indonesia, kemudian dua lagi di bulan September dan Desember 2019.

Rupiah pada pagi hari dibuka menguat Rp13.979/US$. Sepanjang hari, rupiah bergerak di kisaran Rp13.925/US$ hingga Rp13.981/US$.

Sementara itu, kurs tengah Bank Indonesia pada Kamis ini menunjukkan, rupiah melemah menjadi Rp13.976/US$ dibanding hari sebelumnya di posisi Rp13.949/US$. Demikian seperti dilansir Antara.

Editor : Irawan.H.P