• News

  • Ekonomi Makro

Bappenas: Pemindahan Ibu Kota Dorong PDB Nasional Naik 0,1%-0,2%

Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro.
Setkab
Menteri PPN/Kepala Bappenas Bambang Brodjonegoro.

BALIKPAPAN, NETRALNEWS.COM - Produk Domestik Bruto (PDB) nasional diyakini akan naik 0,1% hingga 0,2% bila rencana pemindahan ibu kota dapat terwujud. Demikian disampaikan Menteri Perencanaan Pembangunan Nasional (PPN)/Kepala Badan Perencanaan Pembangunan Nasional (Bappenas) Bambang Brodjonegoro di Balikpapan, Selasa (20/8/2019).

Saat ini, PDB Indonesia tercatat sebanyak US$1,016 triliun. “Pembangunan ibu kota baru itu akan dimulai tahun 2021,” kata Bambang Brodjonegoro.

PDB itu diperkirakan sudah mulai meningkat sejak pembangunan ibu kota efektif dimulai. meningkatkan PDB itu dan terus berlanjut. Apalagi ketika ibukota baru itu selesai dibangun pada 2024.

Juga akan ada efek berganda untuk perekonomian bagi wilayah di sekitarnya, menurunkan kesenjangan antarkelompok pendapatan dan kesenjangan antarwilayah.

“Sebab ada perdagangan antarwilayah, investasi, diversifikasi ekonomi, dan peningkatan output dari sektor jasa dan sektor-sektor non tradisional lainnya,” jelas Menteri Brodjonegoro.

Selain membawa dampak secara ekonomi, perpindahan ibu kota juga membawa dampak sosial. Ibu kota yang baru ini akan dirancang memiliki simbol identitas bangsa, dibangun sebagai kota yang cerdas, hijau, cantik, dan berkelanjutan, selain modern dan memiliki standar internasional.

Kota cerdas atau smart city adalah kota yang memanfaatkan teknologi untuk meningkatkan kualitas hidup para penghuninya. Teknologi itu digunakan untuk mendapatkan efektivitas dan efisiensi sehingga orang dapat menggunakan waktunya untuk hal lain dan membuatnya lebih produktif. Tata kelola pemerintahannya juga demikian yang mengedepankan efektivitas dan efisiensi.

“Ibu kota baru itu nanti jadi standar ideal pembangunan sebuah kota di Indonesia,” lanjut Menteri Brodjonegoro. Kota-kota yang sudah ada sejak lampau dapat memperbaiki dan bersolek diri seperti ibukota ini nantinya.

Editor : Irawan.H.P