• News

  • Ekonomi Makro

Pertumbuhan Ekonomi Global Melemah, Ini Imbauan Bank Dunia untuk Negara Peminjam

Ilustrasi Bank Dunia.
Moneysmart
Ilustrasi Bank Dunia.

WASHINGTON, NETRALNEWS.COM - Bank Dunia menyatakan, prospek pertumbuhan global sedang melemah, ditambah juga dengan pertumbuhan investasi melambat, sehingga urgen untuk melakukan reformasi struktural di negara-negara berkembang.

Presiden Bank Dunia, David Malpass, dalam pidatonya di Peterson Institute for International Economics (PIIE), Selasa (17/9/2019), mengatakan, pertumbuhan ekonomi global riil akan melambat dan jatuh di bawah proyeksi Bank Dunia pada Juni yang sebesar 2,6%.

Menurutnya, perlambatan pertumbuhan global berbasis luas, dengan "kekecewaan" di banyak negara berkembang, dan beberapa bagian Eropa dalam resesi atau hampir jatuh ke dalam resesi, kata Malpass, yang menjabat sebagai presiden pemberi pinjaman global pada April.

Pertumbuhan dan investasi global melambat dengan sejumlah besar modal dibekukan dalam obligasi berimbal hasil rendah.

"Reformasi struktural yang dirancang dengan baik sangat diperlukan untuk membuka penghalang pertumbuhan dan membangun fondasi bagi kemakmuran masa depan," kata Malpass, seperti dilansir Antara.

Ia juga menyerukan kepada negara-negara untuk memprioritaskan kebijakan yang baik pada berbagai masalah, seperti penetapan harga berbasis pasar, menyelaraskan pinjaman dan investasi, transparansi utang, partisipasi dalam rantai nilai global dan sebagainya.

Dalam percakapan dengan Presiden PIIE Adam Posen setelah pidato tersebut, Malpass menyoroti perubahan hubungan antara bank dan China.

"China mengembangkan hubungan kami dalam beberapa cara dan satu menuju keterlibatan yang lebih besar dengan barang-barang publik global," katanya, mencatat bahwa negara itu "meminjam lebih sedikit dan menyumbang lebih banyak."

Editor : Irawan.H.P