• News

  • Ekonomi Makro

DPR: Presiden Harus Lebih Serius Perhatikan BUMN

Ilustrasi Kementerian BUMN (Istimewa)
Ilustrasi Kementerian BUMN (Istimewa)

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Zulfan Lindan, Anggota Komisi VI Dewan Perwakilan Rakyat meminta Pemerintah untuk lebih serius memperhatikan perusahaan BUMN. Dengan demikian, BUMN sebagai tulang punggung pendapatan negara dapat memberikan kontribusi yang lebih optimal. 

Dalam diskusi "Perspektif Indonesia: Menimbang BUMN" di Jakarta, Sabtu (14/1/2017), Zulfan mengemukakan, melihat permasalahan dalam pengoperasian pabrik semen BUMN di Rembang Jawa tengah, Pemerintah mestinya harus dapat memberikan perlindungan dan dukungan bagi perusahaan BUMN

"Presiden, sebagai kepala negara harus lebih memperhatikan BUMN. Presiden harus bisa meminta kepada Kementerian, Kejaksaan Agung, Mahkamah Agung untuk menjaga BUMN sebagai aset yang menjadi tulang punggung pendapatan negara," tegasnya.

Selain itu, menurutnya masalah terbesar pada kebijakan pengelolaan BUMN terletak pada kepentingan dari partai politik. Alhasil, kebijakan negara juga diarahkan untuk kepentingan partai politik tertentu. 

"Bahkan pimpinan lembaga negara seperti MA, MK, KPK dan lembaga lainnya juga ditentukan oleh partai. Jadi kalau partainya brengsek, ya brengsek semua," ketusnya.

Oleh karena itu, semua pimpinan partai harusnya orang yang benar-benar bersih agar tidak tersandera dengan kepentingan partai politik yang mengusungnya. "Ini yang sesungguhnya jadi problem kita," tambahnya.

Reporter : Irawan Hadi Prayitno
Editor : Firman Qusnulyakin