• News

  • Ekonomi Makro

Holcim Prediksi ‘‘Demand‘‘ Semen Nasional Hanya Naik 2 Persen

Ilustrasi Holcim (NU Online)
Ilustrasi Holcim (NU Online)

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Asosiasi Semen Indonesia (ASI) memproyeksikan permintaan (demand) semen secara nasional akan tumbuh 5 persen di sepanjang tahun 2017. Namun, perusahaan semen swasta, PT Holcim Indonesia Tbk (SMCB) pesimistis target tersebut akan tercapai. 

"Melihat kondisi saat ini, kami memperkirakan hanya 2 persen," kata Direksi Holcim Indonesia dalam materi paparan publik yang disampaikan ke Bursa Efek Indonesia, Jumat (19/5/2017). 

Perseroan menyebutkan, kondisi tersebut dipengaruhi beberapa tantangan yang masih akan dihadapai oleh produsen semen di sepanjang tahun ini.

"Tantangannya yaitu perekonomian belum menentu, persaingan pasar yang makin ketat, dan pasokan berlebih," jelasnya.

Mengutip Indonesia CEM Analysis 2016-2020, manajemen Holcim menjelaskan, bahwa persediaan (supply) di industri semen mencapai 98,7 juta ton pada 2017. Sementara, dengan asumsi tumbuh 5 persen, permintaan semen hanya akan mencapai 69,1 juta ton. 

Sementara itu, kapasitas produksi semen nasional di tahun 2017 mencapai 115,1 juta ton per tahun. Artinya, terdapat kelebihan kapasitas sekitar 16,4 juta ton di industri semen Indonesia di tahun ini.

Reporter : Irawan Hadi Prayitno
Editor : Firman Qusnulyakin