• News

  • Ekonomi Mikro

Para Pemula! Ingin Mulai Bisnis Online, Simak Langkah Praktis dan Sederhananya

Ilustrasi Bisnis Online
Finansialku
Ilustrasi Bisnis Online

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Dengan semakin tingginya biaya kebutuhan hidup, kini pendapatan utama terkadang tidak mencukupi. Anda dipaksa untuk mencari alternatif pemasukan lain, misalnya saja dengan bisnis sampingan.

Bagi Anda para pekerja yang ingin memulai bisnis sebagai kerja sampingan, bisnis online merupakan sebuah lahan yang berpotensi memberi keuntungan. Dengan modal kecil, Anda bisa memulai bisnis tanpa mengganggu jadwal kerja Anda.

Dengan bisnis online, Anda memanfaatkan teknologi yang ada sehingga Anda bisa mengelola bisnis kapan saja dan di mana saja. Tapi, Anda harus cerdas dalam mengelola bisnis sampingan ini. Jangan sampai tujuan menghasilkan keuntungan malah buntung.

Dengan demikian, Finansialku sudah merangkum langkah praktis dan sederhana dalam memulai bisnis online bagi pemula. Mari kita simak bersama!

Langkah Praktis dan Sederhana Memulai Bisnis Online

Agar bisnis Anda membawa keuntungan alih-alih merugi, Anda perlu mengambil langkah yang tepat.

Penasaran seperti apa sih langkah-langkah yang dimaksud? Langsung saja kita simak sebagai berikut:

#1 Membangun Mindset yang Tepat

Bagaimana bisa memulai bisnis jika pikiran Anda masih dipenuhi keraguan dan ketakutan?

Disini Anda ingin memulai bisnis, sebuah komitmen jangka panjang yang harus direncanakan dengan matang. Dengan demikian, semuanya harus dimulai dari diri Anda sendiri terlebih dahulu.

Anda harus mempersiapkan mindset yang tepat dengan sikap yang positif untuk memulai sebuah bisnis dengan baik.

Ingatlah bahwa 90 persen bisnis gagal karena mindset yang salah, karena pebisnis tersebut tidak yakin dengan bisnis yang akan dijalaninya.

Dengan membuat visi dan misi dari pikiran-pikiran kreatif Anda, tentunya akan memberi gambaran jelas tentang bisnis seperti apa yang ingin dijalankan, bagaimana sistem pemasarannya, berapa banyak modal yang dibutuhkan, dan sebagainya.

Terakhir, Anda harus memasang mindset “Uang yang bekerja untuk saya, bukan saya bekerja untung uang”.

Dengan kata lain, sebagai seorang pebisnis, Anda harus memaksimalkan penghasilan dengan efektif dan efisien.

#2 Menentukan Produk atau Jasa

Langkah selanjutnya adalah menentukan produk atau jasa yang ingin Anda jual. Pikirkan dengan matang apakah yang menjadi passion Anda dan berpotensi untuk diperjualbelikan.

Jika Anda masih juga bingung, cobalah beberapa tips berikut:

  • Lihatlah sekitar Anda, maka Anda bisa menentukan apakah produk atau jasa yang dibutuhkan dan diminati banyak orang.
  • Jadilah seorang problem solver, saat Anda menemukan masalah di sekitar, pikirkan produk atau jasa yang bisa menjadi solusinya.
  • Perhatikan kemampuan dan pengetahuan serta passion Anda, pikirkan apa yang bisa Anda jual dengan lebih baik daripada orang lain.
  • Pikirkan bagaimana produk atau jasa tersebut bisa ditukar menjadi sebuah nilai yang berarti.

Dengan kata lain, jangan langsung menentukan produknya, tetapi Anda harus mengetahui kebutuhan dan minat masyarakat sekitar terlebih dahulu.

Kemudian melihat pengetahuan dan kemampuan Anda untuk meng-upgrade produk atau jasa menjadi lebih baik.

Setelah itu, barulah Anda bisa menentukan produk atau jasa yang berpotensi untuk membawa kesuksesan dalam bisnis Anda.

#3 Membangun Sarana Jual Beli

Selanjutnya, Anda perlu menentukan sarana dalam proses jual beli tersebut. Apakah Anda ingin membuka sebuah gerai, atau membuka website?

Karena dalam topik kali ini yang dibahas adalah bisnis online, maka Anda bisa mempertimbangkan membuka sebuah website, marketplace, media chat sosial, atau akun media sosial sebagai sarananya.

Pastikan lagi, media ini tepat dan menyasar pada target pembeli produk atau jasa yang Anda jual, misalnya:

  • Jika Anda ingin menargetkan anak muda, gunakan media sosial yang digemari anak muda seperti Instagram dan Twitter.
  • Jika Anda ingin menargetkan keluarga dan kelompok yang lebih luas, Anda bisa menggunakan BukaLapak atau Facebook.

Jika modal yang dimiliki sedikit dan Anda baru saja memulai, disarankan untuk menggunakan sarana yang sudah ada, misalnya:

  • Marketplace: Bukalapak, Tokopedia, Shoppee, dan sebagainya.
  • Media sosial: Facebook, Twitter, Instagram, dan sebagainya.
  • Aplikasi social chat: BBM, LINE, WhatsApp, dan sebagainya.

Jika bisnis semakin berkembang, maka Anda bisa mulai membuat website sendiri. Mengapa? Karena membuat sebuah website membutuhkan biaya.

Dengan kata lain, modal Anda bertambah.

Editor : Firman Qusnulyakin
Sumber : Finansialku