• News

  • Ekonomi Mikro

Beri Nilai Tambah Usaha Masyarakat Desa, Ini Langkah Mendes PDTT

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo.
Kemendes
Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo mengatakan, di tengah ekonomi dunia yang sedang tertekan dan cenderung protektif, ekspor Indonesia juga mengalami banyak kendala. 

Menurut dia, salah satu cara untuk meningkatkan pertumbuhan ekonomi adalah dengan meningkatkan konsumsi dalam negeri sehingga bisa meningkatkan investasi.

"Meningkatkan konsumsi dalam negeri yang paling mudah dan cepat adalah di desa karena basisnya masih rendah," kata Menteri Eko, dikutip dari unggahannya di akun resmi media sosial (medsos) Instagram, ekoputrosandjojo, Rabu (12/6/2019).

Kata Eko, caranya dengan mengurangi biaya tinggi di desa, baik biaya produksi, paska panen dan konsumsi yang disebabkan karena tidak tersedianya infrakstruktur dan sarana paska panen yang memadai. Dengan begitu, biaya logistik menjadi tinggi dan menurunkan produktivitas. 

Kata Eko, pemerintah akan terus memperbaiki infrastruktur di desa dan mengajak serta memberi insentif terhadap dunia usaha untuk berinvestasi paska panen dikawasan pedesaan. 

"Karenanya saya tak pernah lelah untuk terus melakukan road show ke dunia usaha agar mempermudah mereka melakukan investasi paska panen di desa, agar bisa memberikan nilai tambah terhadap apa yang dikerjakan masyarakat desa," kata Eko. 

Salah satu langkah yang dilakukan adalah, Eko menerima group Triputra yang akan membuat pengeringan jagung di kawasan pedesaan. 

Tahun lalu, Kementerian Desa sendiri telah berhasil memabawa 128 perusahaan di 200 kabupaten dengan commited investment sebesar lebih dari Rp 47 T di kawasan pedesaan dan Rp 17 T dikawasan transmigrasi.

 

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Widita Fembrian

Apa Reaksi Anda?