• News

  • Ekonomi Mikro

Perlindungan Pendamping Desa, Kemendes PDTT Kerja Sama dengan BNI Life Insurance

Mendes PDTT Eko Putro Sandjojo.
Kemendes PDTT
Mendes PDTT Eko Putro Sandjojo.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Keberhasilan dana desa tidak terlepas dari peran pendamping desa. Untuk meningkatkan kesejahteraan pendamping desa, Kementerian Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Kemendes PDTT) melakukan Penandatanganan Perjanjian Kerja Bersama dengan PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk dan PT BNI Life Insurance.

Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi Eko Putro Sandjojo mengatakan untuk memberikan perlindungan tambahan pada pendamping desa, pihaknya memberikan tambahan optional benefit dengan memberikan/menawarkan bagi seluruh pendamping desa untuk mengikuti program yaitu BNI Life Insurance.

Kata Menteri Eko, para pendamping desa memang sudah dapat jaminan perawatan kesehatan dari Badan Penyelenggara Jaminan Sosial (BPJS) Kesehatan, dengan BNI Life Insurance ini, dengan premi Rp50ribu setahun bisa meng-cover dana kematian hingga Rp25 juta, apabila sakit bisa di-cover sampai 90 hari tambahan.

"Sehingga pendamping desa bisa bekerja lebih keras lagi, desa-desa bisa lebih maju lagi, dan kesenjangan bisa terus kita turunkan," ujarnya saat memberikan arahan di hadapan ratusan pendamping desa yang hadir pada acara Penandatanganan Perjanjian Kerja Bersama antara Kemendes PDTT dan BNI Life Insurance di kantor Kemendes PDTT pada Rabu (26/6/2019).

Selain itu, pihaknya dengan BNI menawarkan perumahan kredit bersubsidi untuk para pendamping desa.

"Jadi banyak model dan kerja sama dengan BNI yang membantu percepatan ekonomi di desa-desa. Nanti dikembangkan juga untuk perangkat desa, dan masyarakat desa supaya dapat asuransi,"tuturnya.

Sejalan dengan hal tersebut, Direktur Hubungan Kelembagaan BNI Adi Sulistyowati mengatakan program pada pendamping desa ini, BNI memberikan benefit kepada para pendamping desa.

"Para pendamping desa sudah ada asuransinya nanti kita cover untuk benefit yang lainnya yang tidak ada di BPJS, kita berikan sehingga dapat meningkatkan produktivitas para pendamping dan juga meng-cover risiko-risiko yang terjadi di lapangan selama dia bekerja," terangnya.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Irawan.H.P