• News

  • Ekonomi Mikro

Punya Gaji Rp8 Juta, Sekarang Sudah Bisa Beli Rumah

Ilustrasi pameran rumah
dok.Indonesia Property
Ilustrasi pameran rumah

JAKARTA, NETRALNEWS.COM -- Untuk para sarjana yang baru lulus dan sudah mendapatkan pekerjaan dengan gaji misalnya Rp 8 juta per bulan sudah bisa untuk mulai memikirkan membeli rumah dengan memanfaatkan fasilitas Kredit Pemilikan Rumah (KPR) yang disediakan perbankan, baik bank konvensional maupun syariah tentunya jika mereka sudah minimal 2 tahun bekerja.

Head of Marketing Rumah.com, Ike Hamdan menyatakan bahwa bagi para konsumen yang ingin membeli rumah, saat ini adalah kondisi termudah untuk membelinya. Hal ini dikarenakan adanya berbagai kebijakan pemerintah yang memudahkan kepemilikan rumah sehingga menjadi lebih fleksibel.

Selama ini, kendala utama untuk membeli rumah adalah masalah uang muka atau Down Payment. Dengan aturan LTV yang memudahkan, apa lagi BI7RR yang telah diturunkan oleh Bank Indonesia, kendala-kendala tersebut sudah seharusnya teratasi.

"Ketika masih menjadi fresh graduate dan baru memulai bekerja, ada baiknya untuk mulai memikirkan untuk membeli rumah. Karena di masa muda, ketika masih lajang atau belum punya anak, beban keuangan belum terlalu besar. Berbeda halnya ketika sudah menikah apalagi jika punya anak, kebutuhan finansial akan semakin besar. Jika ditambah dengan biaya cicilan rumah, beban finansial itu akan semakin besar. Sehingga kebutuhan membeli rumah akhirnya dikorbankan dan mengandalkan tinggal bersama di rumah orang tua,” jelas Ike.

Kondisi ini selaras dengan hasil survei Rumah.com Property Affordability Sentiment Index H1-2019, dimana generasi muda memiliki minat paling besar untuk membeli properti, sebesar 71 persen responden yang berusia 21-29 tahun, dimana kemungkinan besar mereka adalah para fresh graduate yang baru mulai bekerja. Sementara responden pada kelompok usia 30-39 tahun menempati posisi kedua dengan persentase sebesar 60 persen.

Survei Rumah.com Property Affordability Sentiment Index H1 2019 ini merupakan survei berkala diselenggarakan dua kali dalam setahun oleh Rumah.com bekerjasama dengan lembaga riset Intuit Research, Singapura.

Survei berkala ini dilaksanakan oleh Rumah.com sebagai pemimpin pasar properti portal di Indonesia untuk mengikuti secara langsung perkembangan yang terjadi di pasar.

Survei ini diikuti oleh 1000 responden dari kota-kota di seluruh Indonesia dimana sebanyak 69% responden berasal dari rentang usia milenial (22-39 tahun) yang terdiri dari 34% milenial muda (kelahiran 1990-1997), sedangkan 35%-nya adalah milenial tua (kelahiran 1982-1989).

Survei Rumah.com Property Affordability Sentiment Index H1-2019, juga menunjukkan bahwa berdasarkan usia, kalangan milenial adalah kalangan yang paling resisten terhadap rumah seken. Total, 61% dari kalangan milenial hanya menghendaki rumah baru, hanya 39% yang tak keberatan dengan rumah seken.

Mayoritas responden pada kelompok usia 21-29 tahun yaitu sebesar 55 persen lebih meminati untuk membeli properti baru daripada seken. Sedangkan responden pada kelompok usia 30-39 tahun, malah lebih banyak lagi yang meminati membeli properti baru yaitu sebesar 65 persen.

Sementara mengacu pada hasil survei Rumah.com Property Affordability Sentiment Index H1 2019, jenis pembiayaan yang dipilih berdasarkan usia, peminat cicilan syariah paling banyak dari kalangan berusia di bawah 40 tahun atau generasi milenial. Sebanyak 52 persen milenial muda dan 50 persen milenial tua memilih menggunakan KPR Syariah dalam proses pembelian rumahnya. Sementara responden yang berusia 40 hingga 49 tahun hanya 36 persen dari mereka yang memilih KPR Syariah dan 50 persen responden usia 50 hingga 59 tahun memilih KPR Syariah.

Menurut Ike, generasi Z dan milenial memang paling bersemangat membeli properti, namun mereka masih memiliki pengalaman dan informasi yang minim. Pengembang dapat memberikan bantuan informasi hingga pengurusan pengajuan KPR. Sesuaikan strategi pemasaran dengan karakter milenial yang dinamis, technology-minded, dan menyukai desain yang unik.

Rumah.com sebagai portal properti online terdepan di Indonesia membantu para pencari properti untuk mengambil keputusan membeli properti dengan percaya diri. "Bagi para generasi muda khususnya fresh graduate yang masih ragu dalam mengambil keputusan membeli properti, bisa mengunjungi www.rumah.com/panduan. Di dalamnya terdapat panduan lengkap, mulai dari cara mengumpulkan uang untuk uang muka, memilih cicilan yang ideal, hingga menimbang-nimbang lokasi terbaik," kata Ike.

Apalagi saat ini Rumah.com sedang menggelar Program DealJuara dari 7 Juli lalu hingga 30 September 2019 mendatang, dimana tersedia lebih dari 2.000 unit properti pilihan siap dibeli konsumen selama program berlangsung. Selama program DealJuara berlangsung, para pencari rumah berkesempatan untuk mendapatkan penawaran spesial dari proyek-proyek ternama yang ada di Indonesia. Dimulai dengan kisaran harga Rp 300 juta hingga Rp 4 milyar, pilihan properti yang mencakup rumah tapak hingga  apartemen di berbagai jenis dan unit pilihan. Seluruh penawaran terbatas tersebut dapat diakses melalui www.Rumah.com/DealJuara.

"Semakin membaiknya pasar properti di semester kedua 2019 menunjukkan bahwa berbagai kebijakan yang telah dikeluarkan pemerintah memang membawa dampak positif terhadap pasar. Hal ini menunjukkan bahwa program-program pelonggaran LTV, FLPP, serta model pembiayaan lainnya berdampak positif pada perkembangan properti di tanah air. Berbagai kebijakan pemerintah tersebut menunjukkan bahwa sesungguhnya saat ini merupakan waktu yang paling mudah untuk membeli rumah khususnya bagi mereka yang telah bekerja,” pungkas Ike.

Editor : Tommy Satria Ismaya Cahya