• News

  • Ekonomi Mikro

Mendes PDTT: Pastikan Penyaluran Dana Desa Terserap Baik

Mendes PDTT Eko Putro Sandjojo.
Kemendes PDTT
Mendes PDTT Eko Putro Sandjojo.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Menteri Desa, Pembangunan Daerah Tertinggal dan Transmigrasi (Mendes PDTT), Eko Putro Sandjojo memberikan pesan pada para pendamping desa. Dia imbau para pendamping pastikan penyaluran dana desa terserap semua dengan baik.

"#PendampingDesa. Selamat beraktivitas. Pastikan penyaluran dana desa terserap semua dengan baik," kata Eko dikutip dari cuitan di akun resmi media sosial Twitternya, @EkoSandjojo, Senin (29/7/2019).

Sebelumnya, Eko harapkan para Kepala Daerah mendorong desanya untuk menggunakan dana desa sebagai sarana wisata yang produktif. Buahnya, ini mampu meciptakan lapangan kerja dan menambah pendapatan desa.

Eko mencontohkan, membuat tempat pertunjukan budaya misalnya, sebenarnya tidak mahal. Namun, menurut Eko, itu bisa menjadikan desa sebagai destinasi wisata yang dapat menambah pendapatan dan menciptakan lapangan kerja di desa.

"Gunakan dana desanya untuk membuat objek wisata. Misalkan, tempat pertunjukan budaya, pusat-pusat kuliner, fasilitas sport tourism, event-event olah raga yg rutin, dan lain-lain," kata Eko.

Dijelaskan Eko, program dana desa ini telah dicontoh oleh 23 negara berkembang lain. Dia menyadari, penggunaan dana desa tidak berjalan dengan baik tanpa ada pengawasan, pendampingan dan ketekunan dari seluruh kepala daerah.

Eko menyampaikan bahwa program dana desa yang dikucurkan selama lima tahun sebesar Rp 257 triliun tersebut telah mampu membangun infrastruktur yang begitu masif. Bahkan, selama 4 tahun terakhir pendapatan per kapita masyarakat desa mengalami kenaikan hampir 50 persen.

Kenaikan itu ditunjukkan dengan pendapatan per kapita dari Rp572 ribu per kapita per bulan pada Tahun 2014 menjadi Rp804 ribu per kapita per bulan pada tahun 2018.

Kata Eko, selama dua tahun terakhir ini telah terjadi penurunan kemiskinan di desa secara konsisten yang jumlahnya dua kali lebih besar daripada kemiskinan di kota.

"Kalau ini diteruskan, secara matematik, tujuh tahun lagi jumlah orang miskin di desa nantinya akan sama dengan di kota," kata Eko.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Irawan.H.P