• News

  • Ekonomi Mikro

Advisor Mendes PDTT Ungkap Persoalan Ekonomi Desa Melalui Penguatan BUMDes

Ilustrasi BUMDes.
prp-indonesia
Ilustrasi BUMDes.

BONE BOLANGO, NETRALNEWS.COM - Tim Advisor Menteri Desa Pembangunan Daerah Tertinggal, dan Transmigrasi (Mendes PDTT) Bidang Kewirausahaan Sosial, Masril Koto ungkap persoalan ekonomi desa melalui penguatan Badan Usaha Milik Desa (BUMDes).

Masril mengatakan bahwa persoalan ekonomi desa melalui penguatan BUMDes, kelemahannya adalah kurangnya akses informasi, kedua soal keterampilan.

"Kurangnya akses informasi bagaimana melihat potensi desanya. Misal kenapa harga jagung agak didikte? Karena kurangnya keterampilan mengetahui kualitas jagung. Karena petani kita kurang diakses mengenai keterampilan-keterampilan," kata Masril, seperti dalam keterangan tertulis yang Netralnews terima.

Masril berharap pemerintah daerah (pemda) dengan dinasnya memberikan keterampilan kewirausahaan atau keterampilan teknis yang kaitan dengan fokus ekonomi desanya.

Lanjutnya, dari kementerian pun akan mendorong penguatan SDM melalui keterampilan-keterampilan. Selain itu menurutnya perlunya peran perguruan tinggi seperti PERTIDES. Kerjasama dengan Perguruan tinggi terutama soal keterampilan.

Disamping itu, Organisasi ekonomi/kelembagaan lebih baik juga jika melibatkan/digerakan oleh pemuda supaya tidak lari ke kota dan bisa olah potensi yang ada di desa, pungkasnya.

Pernyataan ini disampaikan, pasalnya keberadaan Produk Unggulan Kawasan Perdesaan (Prukades) dan BUMDes di Desa Bondawuna, Kecamatan Suwawa Selatan, Kabupaten Bone Bolango diklaim bisa membantu meningkatkan kesejahteraan petani dan mengurangi tengkulak.

Prukades jagung yang salah satu andalannya setelah dikelola BUMDes bisa menguntungkan petani karena ditampung dengan harga yang lebih tinggi dibanding pengepul/tengkulak.

Pernyataan tersebut disampaikan Kades Bondawuna Rauf Latedu pada saat acara Focus Group Discussion (FGD) Strategi Pengembangan Prukades di Aula PKBM Desa Bonda Raya, Kecamatan Suwawa Selatan, Kabupaten Bone Bolango, Provinsi Gorontalo baru-baru ini.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Irawan.H.P