• News

  • Ekonomi Mikro

Bina UKM untuk Ekspor ke Eropa, Kemendag Lakukan Bimbingan Intensif

Bina UKM untuk ekspor ke Eropa, Kemendag lakukan bimbingan Intensif.
Kemendag
Bina UKM untuk ekspor ke Eropa, Kemendag lakukan bimbingan Intensif.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Kementerian Perdagangan mengajak pelaku usaha di Surabaya dan Cirebon untuk meningkatkan kualitas produknya dengan mengikuti bimbingan datau pelatihan.

Direktur Kerja Sama Pengembangan Ekspor Marolop Nainggolan, megnatakan bagi pelaku usaha yang ingin mendapat bimbingan dapat mendaftarkan melalui situs web https://www.cbi.eu/projects/-export-coaching-project-home-decoration-indonesia/ dengan batas akhir pendaftaran pada tanggal 31 Agustus 2019. Peserta yang terpilih mengikuti Program ini tidak dipungut biaya.

Sebagai landasan program ini, sebelumnya Ditjen Pengembangan Ekspor Nasional, Kementerian Perdagangan telah melakukan penandatanganan Letter of Intent (LoI) kerja sama dengan CBI untuk memberikan bimbingan kepada pelaku usaha terpilih agar mampu memenuhi persyaratan dan selera pasar Eropa.
Penandatangannan dilakukan pada tanggal 23 Juli 2019, yang selanjutnya akan ditindaklanjuti dengan penandatanganan Nota Kesepahaman pada bulan Oktober nantidi Trade Expo Indonesia 2019. Nilai proyek kerja sama ini sebesar 2,5 juta Euro dengan target peningkatan ekspor sebesar 34,5 juta Euro pada akhir periode kerja sama.
 
“Perusahaan yang mendaftar nantinya akan melalui beberapa tahapan seleksi, pembinaan, hingga masuk ke pasar. Perusahaan yang terpilih, akan menjalani program pembinaan ekspor yang meliputi bimbingan teknis dan coaching, program-program pelatihan antara seperti pemahaman pasar Eropa dan pengembangan CSR oleh perusahaan,” tutur Marolop dalam siaran persnya, Minggu (18/8/2019).

Pada tahap selanjutnya, program akan fokus kepada market entry bagi UKM untuk dapat memasuki pasar Eropa. Pada tahap ini, UKM akan mengikuti berbagai kegiatan seperti partisipasi pada pameran, B2B mission, atau online marketing. “Kami harapkan para pelaku usaha dapat mendaftar untuk mengikuti program yang sangat baik ini. Program ini merupakan bantuan terakhir yang akan diberikan oleh CBI di Indonesia, selanjutnya tidak ada lagi. Karenanya kami harap dapat dimanfaatkan dengan semaksimal mungkin”, pungkas Marolop.

 

Editor : Sulha Handayani