• News

  • Ekonomi Mikro

Buka Peluang Ekspor, Kemendag Bimbing UKM dengan Cara Ini

Kemendag Ajak UKM Dekor Untuk Dapat Bimbingan
Kemendag
Kemendag Ajak UKM Dekor Untuk Dapat Bimbingan

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Direktur Kerja Sama Pengembangan Ekspor Kementerian Perdagangan Marolop Nainggolan menyatakan, produk dekorasi rumah Indonesia masih berpeluang besar di pasar Eropa.

Untuk itu, Kemendag melalui Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (Ditjen PEN) bekerja sama dengan pusat promosi impor negara berkembang (Centrum tot Bevordering van de Import uit Ontwikkelingslanden/CBI) Belanda menggelar lokakarya untuk menjaring pelaku usaha kecil menengah (UKM) dekorasi rumah yang akan dibimbing melakukan ekspor.

“Wilayah Jawa Timur dan Jawa Barat memiliki banyak UKM yang potensial untuk didorong produknya hingga ke pasar luar negeri. Program kerja sama ini akan memberikan kesempatan bagi para pelaku UKM Indonesia mendapat pembinaan ekspor langsung dari tenaga ahli CBI Belanda untuk pengembangan bisnis produk dekorasi rumahnya,” ujar Marolop, dalam siaran persnya, Senin (19/8/2019).

Dalam program ini, fokus produk terbagi atas produk dekorasi rumah berbahan kayu, rotan, maupun serat alami lainnya. Marolop melanjutkan, bagi pelaku usaha yang ingin mendapat bimbingan dapat mendaftarkan melalui situs web https://www.cbi.eu/projects/cbi- export-coaching-project-home-decoration-indonesia. Batas akhir pendaftaran yaitu pada 31 Agustus 2019. Peserta yang terpilih mengikuti program ini tidak dipungut biaya.

Perusahaan yang mendaftar nantinya akan melalui beberapa tahapan seleksi, pembinaan, hingga masuk ke pasar. Perusahaan yang terpilih, akan menjalani program pembinaan ekspor yang meliputi bimbingan teknis dan pelatihan. Program-program pelatihan antara seperti pemahaman pasar Eropa dan pengembangan tanggung jawab sosial perusahaan (corporate social responsibility/CSR) oleh perusahaan. Pada tahap selanjutnya, program akan fokus kepada akses penetrasi pasar bagi UKM memasuki pasar Eropa. Pada tahap ini, UKM akan mengikuti berbagai kegiatan seperti partisipasi pada pameran, misi dagang, atau pemasaran daring.

"Produk dekorasi rumah Indonesia masih berpeluang besar di pasar Eropa. Belanda menjadi pintu masuk atau lokomotif ke pasar Eropa untuk ekspor produk dekorasi rumah Indonesia dengan pangsa pasar sebesar 22,43 persen. Selama lima tahun terakhir, perkembangan ekspornya juga menunjukkan tren positif sebesar 3,38 persen dengan nilai US$109 juta pada 2018," ungkap Marolop.

Editor : Sulha Handayani