• News

  • Ekonomi Mikro

Tingkatkan Ekspor Kayu ke Eropa, Kemendag Bina Masyarakat Kalimatan

Direktur Kerjasama Pengembangan Ekspor Kemendag, Marolop Nainggolan.
Kemendag
Direktur Kerjasama Pengembangan Ekspor Kemendag, Marolop Nainggolan.

PALANGKARAYA, NETRALNEWS.COM -  Indonesia merupakan salah satu lumbung kayu ringan terbesar di dunia yang saat ini mulai populer digunakan untuk berbagai keperluan seperti furnitur bahkan sebagai bahan bangunan tinggi dan industri transportasi.

Direktur Kerja Sama Pengembangan Ekspor Kementerian Perdagangan Marolop Nainggolan mengatakan, masyarakat Eropa sejak beberapa tahun lalu mengalihkan perhatian dari kayu tropis (umumnya kayu keras) sebagai akibat keperdulian terhadap kelestarian lingkungan.

Alasan utama adalah waktu panen kayu ringan untuk diameter yang sama jauh lebih cepat dibandingkan dengan produksi kayu keras sehingga pasokannya dapat bersumber dari kayu budidaya. Sifatnya yang fleksibel, ringan, relatif tahan api dan anti rayap merupakan bahan yang ekonomis untuk berbagai aplikasi.

“Kami berharap kegiatan ini dapat menstimulasi gairah industri kayu ringan dalam negeri untuk lebih berkarya dan mendapatkan inspirasi akan contoh pengaplikasian kayu ringan yang lebih modern dan futuristik di pasar global, seperti contoh aplikasi kayu ringan sebagai material bangunan 24 lantai HoHo Tower Vienna yang tahun ini akan dinobatkan menjadi World’s Tallest Wooden Skycraper “ papar Marolop Nainggolan dalam siaran persnya, Minggu (25/8/2019).

Ia menambahkan selama ini kayu ringan, sering dikategorikan kayu sembarang atau kayu murah, hanya digunakan sebagai bahan baku pembuatan panel bare core atau pengisi block board bernilai tambah rendah. Dengan memanfaatkan teknologi dan menyasar pasar yang tepat, kayu jenis ini akan memberikan keuntungan yang berlipat ganda.

Direktorat Jenderal Pengembangan Ekspor Nasional (Ditjen PEN) Kementerian Perdagangan secara konsisten memacu kinerja ekspor Indonesia salah satunya melalui produk perkayuan.

"Sektor kayu telah menjadi fokus utama kami selama beberapa tahun terakhir ini karena Indonesia merupakan salah satu eksportir utama dunia dan sektor ini sejalan dengan hasil rakor Menko Perekonomian," ujar Marolop Nainggolan.

Pihaknya  fokus mengembangkan jenis kayu ringan khususnya sengon karena jenis kayu ini sebagian besar tumbuh di lahan masyarakat bukan di hutan alam, sehingga selain dapat menambah nilai ekonomis jenis kayu ini juga terhindar dari illegal logging" tambah Marolop.

Editor : Sulha Handayani