• News

  • Gaya Hidup

Jadi Duta Sun Life Indonesia, Kelly Tandiono Bagikan Tips Hidup Sehat

Aktris dan model Kelly Tandiono.
Netralnews/Martina Rosa
Aktris dan model Kelly Tandiono.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Dipercayakan sebagai Duta Sun Life Indonesia, aktris dan model Kelly Tandiono membagikan tips hidup sehat bagi masyarakat Indonesia. Dia mengaku pola hidup sehat ini dia terapkan, belajar dari pengalaman hidup kedua kakeknya yang diakui sakit-sakitan. 

Kelly mengaku merasa sedih melihat kakeknya yang memiliki pola hidup tidak sehat dan berimbas terkena kanker paru dan diabetes. Akhirnya keluarga juga harus merelakan kakek Kelly meninggal dunia di usia yang baru menginjak 60an. 

Dari pengalaman tersebut orang tua Kelly lantas menerapkan pola hidup dengan makan sehat, olahraga, dan juga mengatur kesehatan finansial dengan membuka tabungan sedari Kelly kecil.

"Saya orangnya memang hyper aktif jadi suka olahraga. Kalau makanan, memang diajarkan (orang tua) tidak minum soda, tidak makan terlalu asin atau manis juga seimbang dengan kesehatan finansial, jadi hidup tidak ada stress," kata Kelly saat konferensi pers, Kamis (11/7/2019).

Melalui penerapan hidup sehat makanan, olahraga, dan finansial, dia mengaku jadi tidak mudah sakit. Sehingga meskipun jadwal padat, tetap bisa melakukan olahraga dan konsumi makanan sehat.

Kelly juga sarankan masyarakat untuk luangkan waktu minimal 30 menit sebelum bekerja untuk berolahraga. Olahraga yang bisa dilakukan diantaranya jalan kaki atau naik tangga dan pergi ke kantor menggunakan kendaraan umum seperti MRT. 

"Versy easy (sangat mudah) dan simple (sederhana). Kalau tidak punya asuransi juga harus punya asuransi," tegas dia.

Diakui model internasional berusia 32 tahun ini, menerapkan budaya menabung sejak kecil dilakukan ketika memiliki sumber tabungan, salah satunya dari ang pao Hari Raya Imlek yang dia peroleh saat rayakan bersama keluarga. Ang pao yang dia terima setiap tahun dikelompokkan, sebanyak 30 persen digunakan untuk memenuhi keinginan, misal memberi barang dan 70 persen ditabung. 

"Jadi di tabung juga tidak di satu tempat. Ada yang diinvestasikan, ada untuk asuransi jiwa, jadi tertata dan bermanfaat untuk masa depan" kata Kelly.

Kebiasaan menabung dan memiliki asuransi juga lagi-lagi ternyata belajar dari kakeknya yang tidak investasi kesehatan dari terapkan pola hidup sehat, namun materi yang dimiliki malah digunakan untuk membayar segala macam pengobatan. 

"Kakek saya secara finansial kuat, tapi kesehatan tidak, jadi tidak happy dan tidak bisa menikmati hidup. Finansial malah bayar rumah sakit, jadi banyak uang tapi tidak enjoy," ujar dia.

 

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Widita Fembrian

Apa Reaksi Anda?