• News

  • Gaya Hidup

Berbeda dengan Bayi, Ini Nutrisi yang Dibutuhkan Anak Usia di Atas Setahun

Konsultan Tumbuh Kembang Anak, Prof Dr dr Rini Sekartini SpA(K)
Netralnews/Martina Rosa
Konsultan Tumbuh Kembang Anak, Prof Dr dr Rini Sekartini SpA(K)

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ayah dan Bunda, tahukah Anda bahwa nutrisi yang dibutuhkan anak usia di atas setahun ternyata berbeda dengan bayi?. 

Konsultan Tumbuh Kembang Anak, Prof Dr dr Rini Sekartini SpA(K) mengatakan, nutrisi yang dibutuhkan bayi dan anak usia di atas setahun yang serupa tentu saja terdiri dari karbohidrat, protein, lemak, vitamin, mineral, air serta susu sebagai pelengkap. Namun pada anak usia di atas setahun, jenis makanan yang dikonsumsi bisa dikenalkan dan disamakan dengan menu harian keluarga. 

"Anak usia di atas satu tahun bisa makan masakan yang disediakan di rumah. Jadi anak bisa makan dengan menu yang sama dengan orang tua," kata Prof Rini dalam Media Gathering dan Peluncuran Inovasi Baru SGM Eksplor Advance+ Soya di Jakarta, Rabu (28/8/2019).

Meski boleh mengkonsumsi makanan keluarga, namun menurut Prof Rini, anak perlu dihindari dengan makanan yang terlalu berbumbu. Orang tua diimbau hindari makanan yang terlalu pedas, terlalu asam, atau terlalu berlemak.

Anak diatas usia setahun juga bisa diberikan makanan yang bisa dipegang atau finger snack. Meski demikian, tidak boleh dilupakan pula pemberian Air Susu Ibu (ASI) atau Pendamping ASI (PASI).

"Pemberian ASI /PASI masih tetap diteruskan. Kalau untuk frekuensi pemberian makan untuk si Kecil, yaitu 3-4 kali dalam serhari," jelas dia.

Pernyataan ini disampaikan Prof Rini sebagai salah satu upaya dalam mengoptimalkan tumbuh kembang anak dan terkait dengan kualitas hidup. Dipaparkan algoritma status kesehatan anak yang terkait dengan kualitas hidup meliputi fungsi fisik, mental-emosi, sosial, dan sekolah. 

Pada fase di atas usia satu tahun, anak juga bisa alami perjalanan alergi, misalnya dari asupan makanan maupun faktor eksternal. Salah satu kasus alergi yang banyak dialami anak adalah alergi pada susu sapi, yang padahal kaya kalsium yang baik untuk tulang.

Anak dengan alergi susu sapi lantas memiliki alternatif untuk konsumsi susu berformula susu kedelai. Anak yang alergi susu sapi juga bisa menerima protein dari berbagai asupan makanan keluarga yang dikenalkan orang tua.

"Jadi nutrisi adalah salah satu kebutuhan dasar anak untuk mencapai tumbuh kembang optimal," kata dia.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Nazaruli