• News

  • Gaya Hidup

Kenali, Ini Gejala Anak Alergi Susu Sapi

Ilustrasi susu sapi
Liputan6
Ilustrasi susu sapi

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Konsultan Tumbuh Kembang Anak, Prof Dr dr Rini Sekartini SpA(K) mengatakan, ada beberapa kondisi anak tidak dapat konsumsi susu sapi. Beberapa kondisi diantaranya, alergi susu sapi, intoleransi laktosa, dan galaktosemia.

Laktosa merupakan bentuk disakarida dari karbohidrat yang dapat dipecah menjadi bentuk lebih sederhana yaitu galaktosa dan glukosa. Laktosa ada di dalam kandungan susu, dan merupakan 2-8 persen bobot susu keseluruhan. 

Galaktosemia adalah suatu kondisi yang mencegah Anda dari mencerna galaktosa, gula sederhana yang ditemukan dalam produk susu.

"Sedangkan gejala dari alergi susu sapi bisa ditunjukkan dengan adanya gangguan cerna. Gangguan cerna yang terjadi bisa meliputi muntah, kram perut, kolik, dan diare," kata Prof Rini. 

Pernyataan tersebut disampaikan Prof Rini dalam Media Gathering dan Peluncuran Inovasi Baru SGM Eksplor Advance+ Soya di Jakarta, Rabu (28/8/2019).

Selain gangguan cerna, gejala lain dari alergi susu sapi adalah munculnya ruam pada kulit. Ada juga gejala yang bisa terjadi pada saluran nafas, diantaranya pilek, alergi, atau nafas grok-grok.

"Untuk diagnosis, perlu dilakukan pemeriksaan oleh dokter bahkan melalui pemeriksaan laboratorium. Selain itu ada juga tata laksana penanganan yang harus dilakukan," kata dia. 

Beberapa tata laksana penanganan diantaranya, penghindaran pada susu sapi dan berbagai produk turunannya. Selain itu bisa juga dengan memberikan nutrisi alternatif pengganti susu sapi.

Disebutkan beberapa nutrisi alternatif untuk anak dengan alergi susu sapi adalah formula protein yang terhidrolisa, misalnya formula dengan protein terhidrolisa ekstensif dan formula asam amino. Selain itu ada pula formula kedelai atau soya. 

 

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Nazaruli