• News

  • Gaya Hidup

Dokter Reisa Ungkap Pernah Hidup Tak Karuan hingga Komitmen Hidup Sehat

Dokter Reisa Broto Asmoro.
Netralnews/Martina Rosa
Dokter Reisa Broto Asmoro.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Dokter Reisa Broto Asmoro ungkap bahwa dirinya pernah jalani pola hidup "yang tidak karuan", alias tidak sehat. Padahal dari kecil, Reisa kerap diberi tahu orang tua bahwa kesehatan adalah harta yang paling berharga, namun apa daya kesibukkan sekolah, hingga kuliah kedokteran membuat dirinya mengabaikan kesehatan.

Dikisahkan Reisa, ketika menjadi koas (dokter muda) dirinya kerap jaga malam dan susah menemukan waktu untuk istirahat. Setiap harinya, Reisa mengaku harus berangkat pukul 7 hingga 3 sore saat menempuh pendidikan, belum lagi mengerjakan tugas hingga larut malam.

"Waktu itu saya boro-boro olahraga, makan juga hanya yang ada di depan mata saja. Jadi imbau orang hidup sehat, tapi kesehatan diri sendiri terabaikan," kata Reisa saat konferensi pers Kampanye #AYOMINUMUNTUKSEHAT bersama Le Minerale, Rabu (11/9/2019).

Ketika telah lulus pendidikan kedokteran dan bekerja, Reisa lalu praktik di dua tempat fasilitas kesehatan dan melanjutkan S2. Ternyata kesehatan masih terabaikan hingga fase kehidupannya saat itu, karena kesibukkan, waktu istirahat kurang, tidak oleh raga, dan makan dengan prinsip yang penting kenyang.

"Sambil menjalankan itu, saya ikut ajang Putri Indonesia dan cuti setahun. Saya sudah terbayang akan jalan-jalan, ternyata jadwal (menjadi Puteri Indonesia 2010) padat merayap," katanya tertawa kecil.

Mulai dari situ, dia menyadari bahwa sebagai wakil Indonesia di ajang internasiomal memerlukan tubuh yang fit. Pasalnya dia merasa sulit belajar dan mudah lelah sehingga ada indikasi bahwa gaya hidup yang tidak benar.

"Karena ikut ajang internasional, badan harus sehat dan harus dimulai dari tubuh kita. Maka dari itu saya komitmen jalani gaya hidup sehat," ujar Brand Ambassador Le Minerale.

Gaya hidup sehat menurut Reisa adalah keadaan dimana tubuh ternutrisi dengan baik, minum air berkualitas, berolahraga dan menjaga tubuh tetap ideal. "Karena yang dituntut adalah brain, body, and behavior," sambung dia.

Dari komitmen tersebut, Reisa merasa mudah menyerap berbagai informasi dan tetap nyaman meski melakukan aktivitas yang padat. Kebiasaan komitmen hidup sehat, tak lama Reisa hidup berkeluarga dan kini memiliki dua orang anak, masing-masing 1,5 tahun dan 4 tahun. Karena alasan keluarga, maka Reisa juga tambah waspada akan menjaga kesehatan karena ingin menghabiskan waktu yang lama hingga tua dan urusan rumah juga selesai meski disibukkan dengan pekerjaan.

"Kalau kita sehat, semua jadwal bisa dilalui dengan baik. Kita juga tidak merasa terbebani dan biasakan juga ajak keluarga hidup sehat," kata dia

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Widita Fembrian