• News

  • Gaya Hidup

Ini Lima Obat Herbal Terbaik untuk Kanker Payudara

Ilustrasi
Poskota
Ilustrasi

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Sejauh ini belum ada penelitian yang membuktikan obat herbal menyembuhkan kanker payudara. Obat alami belum terbukti bisa membunuh sel kanker yang menyerang jaringan payudara.

Seperti yang dilansir dari berbagai sumber, obat herbal hanya membantu meringankan efek samping pengobatan dan gejala penyakitnya saja. Mengonsumsi obat herbal juga dipercaya membantu menjaga kesehatan tubuh secara keseluruhan.

Berikut berbagai pilihan obat herbal yang potensinya sudah pernah diteliti secara medis untuk pengobatan kanker payudara:

1. Echinacea

Echinacea adalah tanaman dari keluarga Asteraceae. Penelitian yang diterbitkan dalam Saudi Pharmaceutical Journal menyebutkan tanaman Echinacea purpurea berpotensi untuk membantu mengobati kanker. 

Echinace mengandung flavonoid yang merupakan antioksidan. Flavonoid adalah senyawa yang bisa merangsang sistem kekebalan tubuh. Flavonoid juga bisa meningkatkan aktivitas limfosit, yaitu bagian dari sel darah putih untuk meningkatkan sistem imun.

Senyawa antioksidan ini juga diduga kuat bisa mengurangi efek samping berbahaya dari radioterapi dan kemoterapi. Oleh karena itu, obat herbal ini diduga bisa membantu memperbaiki kualitas hidup pasien selama menjalani terapi kanker stadium lanjut.

2. Bawang putih

Bawang putih yang memiliki nama latin Allium sativum kerap digunakan untuk mengobati banyak penyakit.

Terkait potensinya untuk pengobatan kanker payudara, bawang putih mengandung zat bernama ajoene yang diketahui dapat menghambat pertumbuhan sel kanker sementara.

Tingginya jumlah sulfida organik dan polisulfida dalam bawang putih pun turut diduga meningkatkan potensinya sebagai obat herbal antikanker.

3. Kunyit

Kunyit yang bernama latin Curcuma longa termasuk salah satu obat herbal yang bisa dikonsumsi selama pengobatan kanker payudara.

Rimpang dan batang bawah kunyit terutama kaya akan kurkumin, bahan aktif yang diduga kuat bersifat antikanker karena zat fenoliknya.

Selain itu, kurkumin mengubah senyawa eikosanoid seperti prostaglandin E-2 (PGE-2) di dalam tubuh menjadi senyawa antioksidan dan zat antiradang.

4. Karotenoid

Karotenoid adalah pigmen berwarna merah, kuning, dan oranye terang yang ditemukan dalam banyak buah dan sayuran.

Menurut Linus Pauling Institute di Oregon State University, karotenoid mengandung antioksidan penting untuk bantu mematikan efek radikal bebas dan dan melindungi tubuh dari kerusakan yang diakibatkannya.

Karotenoid juga memiliki sifat antiradang sekaligus menguatkan sistem imun untuk bisa terus aktif melawan penyakit. Selain itu, makanan yang mengandung karotenoid diduga kuat bisa mengurangi risiko tumbuhnya tumor di tubuh.

Berdasarkan sifatnya ini, karotenoid dipercaya bisa menjadi salah satu obat herbal yang membantu melawan kanker payudara.

Makanlah buah dan sayur yang tinggi karotenoid seperti wortel, jeruk, bayam untuk membantu menguatkan stamina dan daya tahan tubuh selama pengobatan kanker payudara. Brokoli, jambu biji, mangga, tomat, ubi manis, labu, dan semangka juga termasuk makanan tinggi karotenoid.

5. Teh hijau

Daun teh hijau yang juga dikenal dengan nama Camellia sinensis kaya akan polifenol. Polifenol yang terdapat di dalam teh hijau yaitu epigallocatechin (EGGG), yang bersifat antitumor dan anti-mutagenik.

Sebuah penelitian menunjukkan fakta bahwa polifenol dalam teh hijau mampu membatasi pembelahan sel kanker dan memicu kerusakan sel. Meski begitu, penelitian ini masih terbatas dilakukan pada hewan percobaan.

Reporter : Albert Adji
Editor : Nazaruli