• News

  • Gaya Hidup

Ini Penjelasan Ada Orang Meninggal saat Berolahraga

Olahraga harus disesuaikan dengan usia.
Halo sehat
Olahraga harus disesuaikan dengan usia.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Melakukan olahraga memang sangat disarankan bagi setiap orang. Namun, harus disesuaikan dengan usia.  Setidaknya kita harus mengetahui tanda-tanda awal mencapai batas kemampuan. Misalnya bersepeda, futsal, badminton, sepakbola atau berolahraga lainnya.

Dokter Sonny Gosal AIFO K3 Siloam Hospitals Group, menjelaskan hubungan antara tenaga, kebutuhan oksigen dan detak jantung.

"Otak kita saat berolahraga sangat membutuhkan supply oksigen yang cukup, yang dibawa oleh darah, dan dipompa oleh jantung,” ujar Sonny, dalam WAG, Kamis (23/1/2020).

Ia menambahkan sementara jantung memiliki kemampuan beragam bagi tiap orang, tergantung kondisi jantung, penyakit bawaan dan umur tiap orang.

“Khusus berdasar umur rumusnya kira-kira: 220 - umur. Misal, 220 - 47 = 173, segitu lah kira-kira kita boleh memaksa jantung bekerja, 173 kali per menit. Tapi bisa lebih hanya untuk mereka yang sangat terlatih, dan bahkan bisa kurang untuk mereka yang tidak terlatih atau jarang berlatih,” tutur Sonny, sembari menambahkan membatasi dengan rumus, (220 - umur) - 10, untuk main aman.

Berikut tanda-tanda jantung telah hampir sampai kemampuan maksimalnya saat berolahraga antara lain:

- Tahap 1, tubuh terasa panas. Saat mendekati batas maksimal kerja jantung.
- Tahap 2, sulit mengatur nafas. Sampai disini wajib mengurangi; kecepatan gerakan kaki atau bermain power.
- Tahap 3, berkunang-kunang dan/atau mual. Wajib berhenti.
- Tahap 4, blackout atau pingsan. Tahap ini bisa langsung ke tahap selanjutnya.
- Tahap 5, jantung berhenti bekerja

Hal-hal yang baik jika dilakukan:

1. Tidak melap tubuh saat berkeringat sebelum sampai tempat istirahat/finish. Karena tubuh mengeluarkan lendir untuk mengurangi penguapan berlebih yang bisa saja terhapus saat melap tubuh. Setelah kering kita biasa menyebutnya garam.

2. Selalu minum saat mulut terasa kering dan badan terasa panas secukupnya. biasanya membatasi 4 - 7 teguk.

3. Selalu menggunakan baju _quick dry_ supaya pendinginan tubuh dengan penguapan keringat terus terjadi. Jika tidak menggunakan baju tersebut bisa dengan mengganti baju kering atau memeras agar baju tidak penuh dengan keringat dan menghambat angin.

4. Tidak langsung duduk atau rebahan saat istirahat atau ber kunang²).

5. Jangan memaksa diri jika sudah tidak kuat atau tidak sehat, dan jangan tinggalkan teman yang sudah mengalami kunang-kunang dan mual jika olahraga bersama.

Editor : Sulha Handayani