• News

  • Gaya Hidup

Jangan Takut Makan Emping, Ini Manfaatnya bagi Kesehatan

Emping memiliki banyak manfaat kesehatan.
Emping memiliki banyak manfaat kesehatan.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Seringkali mendengar orang dilarang makan emping. Alasannya, khawatir asam urat dan timbul penyakit lainnya. Namun, sebenarnya emping memiliki khasian bagi kesehatan Anda.

Emping merupakan  sejenis makanan ringan yang terbuat dengan cara menghancurkan bahan baku (biasanya terbuat dari biji melinjo) hingga halus kemudian dikeringkan di bawah sinar matahari.Emping banyak dihasilkan dari pengusaha-pengusaha kecil atau home industry.

Produsen-produsen emping kebanyakan berasal dari daerah seperti Klaten, Batang, Jawa Tengah, Yogyakarta, dan Jawa Timur, bahkan emping mulai dipasarkan ke pasar Internasional.

Pembuatan emping melinjo diawali dengan menyangrai melinjo, kemudian dikupas dan ditipiskan dengan sejenis palu dari batu. Makanan ini banyak dihasilkan oledih pengusaha kecil, biasanya emping melinjo diproduksi oleh industri daerah misalnya di Kabupaten Klaten, Kabupaten Batang,Kabupaten Kendal, Jawa Tengah, Yogyakarta, serta Jawa Timur, yaitu di Kabupaten Magetan dan di Kabupaten Bantul. Emping sebagian diekspor ke Timur Tengah dan Amerika Serikat.

Emping sebenarnya dapat pula dibuat dari berbagai bahan, asalkan bahannya mengandung cukup pati. Ada emping dibuat dari bulir jagung (oleh pengrajin di daerah di Yogyakarta) serta emping yang terbuat dari umbi teki.

Emping juga disertakan dalam penyajian bubur, gado-gado, ketoprak, dan lain sebagainya. Sebagai makanan ringan yang berdiri sendiri emping juga dijual dalam bentuk emping balado.

 

Dilansir dari laman Sarihusada, berikut manfaat Emping Melinjo, bagi kesehatan Anda:
1. Melinjo kaya akan antioksidan yang dapat memperkuat ketahanan tubuh dari radkal bebas.


2. Aktivitas antioksidan melinjo ini diperoleh dari konsentrasi proteinnya yang tinggi, yaitu 90-10 persen untuk setiap biji melinjo.


3. Protein utama pada biji melinjo dipercaya sangat efektif untuk menanggulangi radikal bebas penyebab berbagai macam penyakit seperti hipertensi, kolesterol tinggi, penyempitan pembuluh darah, serta penuaan dini.


4. Sebagai suplemen otak karena dapat memperkuat daya ingat.


5. Antioksidan pada biji melinjo setara dengan aktivitas antioksi dan sintetik BHT (Butylated Hydroxytolune).


6. Sebagai antimikroba alami. Yang berarti protein melinjo juga bisa dipakai sebagai pengawet makanan alami sekaligus obat untuk penyakit yang disebabkan bakteri.


7. Peptida Gg-AMP yang diisolasi dari biji melinjo memiliki potensi aktif yang menunjukkan menghambat beberapa jenis bakteri gram positif dan negatif.


8. Melinjo ini juga memiliki manfaat dalam pengobatan tradisional herbal. Diantaranya,untuk memperlancar air seni danuntuk mengatasi anemia sertabusung lapar.

Editor : Sulha Handayani