• News

  • Gaya Hidup

Suami KD Ungkap Alasan Tetap Liburan ke Luar Negeri di Tengah Covid-19

Anggota DPR Krisdayanti (KD) asyik jalan-jalan ke luar negeri bersama keluarganya saat Indonesia dilanda wabah corona.
Anggota DPR Krisdayanti (KD) asyik jalan-jalan ke luar negeri bersama keluarganya saat Indonesia dilanda wabah corona.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Suami Krisdayanti (KD), Raul Lemos ungkap alasan tetap berangkat liburan di tengah merebaknya kasus COVID-19 di berbagai negara.

Raul mengatakan, rencana liburan keluarga tersebut telah dia rancang dan rencanakan jauh-jauh hari sebelumnya. Bahkan, rencana itu sudah matang dua bulan lalu jauh sebelum COVID-19 menyebar kemana-mana.

"Tidak mudah bagi saya untuk menjadwalkan waktu untuk menikmati family time, karena kami tinggal terpisah antara 2 negara dgn kesibukan masing2 dan juga waktu sekolahnya anak2," kata dia dikutip dari unggahannya, Rabu (25/3/2020)

Dia mengaku harus terlebih dulu mengatur schedule yang padat, menyesuaikan jadwal libur sekolah anak anak, jadwal kosong KD sebagai anggota DPR disela-sela masa sidang dan masa reses yang telah KD jalani.

Setelah mempertimbangkan agenda dan time schedule masing-masing secara matang, dia telah membuat keputusan dan mengatur tanggal 12 hingga 27 Maret 2020 sebagai pilihan family time yang menurutnya cocok.

Sebagai kepala keluarga, ayah bagi anak-anak dan juga orang tua yang ingin menyenangkan anak-anak, Raul katakan pasti ingin selalu melakukan yang terbaik demi kesenangan orang-orang yang dicintai. Oleh karena itu apabila ada yang disalahkan akan kejadian tersebut, Raul tegaskan dia yang paling bertanggung jawab sebagai pihak yang disalahkan. "Bukan istri saya," tegas dia.

Lebih lanjut Raul jelaskan, ketika jadwal liburan itu tiba, keadaan masih terkendali, tidak ada travel warning yang dia terima, termasuk dari negara-negara yang akan keluarganya kunjungi, yakni meliputi: Swiss, Spanyol, Portugal dan Perancis.

Semua visa untuk istri dan anak diklaim Raul telah diurus dan dapatkan secara normal sesuai aturan yang berlaku. Raul menilai, apabila dirinya saat mengajukan visa untuk istri dan anak-anak kondisi sudah seburuk sekarang, pasti visa sudah ditolak.

"Bila pun visa mereka diterima saya tidak mungkin menjadi bodoh untuk menempatkan istri dan anak-anak saya yang saya cintai dalam resiko terpapar virus yang sangat berbahaya tersebut," tegas dia.

Diakui Raul, keadaan menjadi memburuk di Eropa dengan sangat cepat dan tak terduga setelah keluarga sudah sampai di Zurich pada tanggal 13 pagi. Dia pun segera memutuskan untuk kembali lebih cepat dan membatalkan semua jadwal, agenda perjalanan ke Spanyol, Lisboa, Paris dan kembali ke Zurich pada tanggal 27 dan selanjutnya pada tanggal 29 kembali ke Jakarta.

"Akomodasi dan penerbangan lanjutan yang sudah saya bereskan jauh-jauh hari sebelumnya juga menjadi berantakan dan tentu menjadi kerugian. Kesimpulannya kami tidak menikmati family time yang telah saya rancang dan saya bayar," jelas dia.

Raul lantas memutuskan segera kembali dan merasa bersyukur berhasil mengajukan jadwal ulang ticket penerbangan menjadi tanggal 19 Maret 2020, dengan memenuhi semua syarat traveling antar negara.

"Kami juga masuk Indonesia dengan prosedur normal, diantaranya melalui pemeriksaan kesehatan berlapis, dan saat inipun kami sedang menjalani 14 hari isolasi mandiri di rumah kami sendiri sesuai aturan dan berjauhan dari keluarga dan kunjungan," jelas dia.

Reporter : Martina Rosa Dwi Lestari
Editor : Irawan.H.P