• News

  • Gaya Hidup

Inilah 10 Finalis Festival danc(e)motion Indonesia

Festival danc(e)motion Indonesia telah memilih 10 karya terbaik.
Istimewa
Festival danc(e)motion Indonesia telah memilih 10 karya terbaik.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Festival danc(e)motion Indonesia yang diselenggarakan sejak bulan Mei lalu telah menerima sekitar 40 film tari (dance film) dari seluruh pelosok Indonesia, dan belum lama ini telah memilih 10 finalis.

Ke 10 karya Film Tari yang dipilih juri ini akan ditayangkan di IGTV @dencemotionfestival.id mulai 24 Juni 2020 dan  salah seorang juri, @anandasukarlan akan memilih beberapa untuk ditayangkan di IGTV-nya. Pemenang utama kemudian akan diumumkan melalui akun IG tersebut pada tanggal 7 Juli 2020, yang merupakan penutupan festival sekaligus merupakan tribute kepada tokoh tari Indonesia Farida Oetoyo.

Festival yang diselenggarakan oleh Ananda Sukarlan Center- TARIIndonesia bekerja sama dengan Istituto Italiano di Cultura ini bertujuan untuk membangkitkan gairah, motivasi, inspirasi para seniman untuk menciptakan sebuah kolaborasi dikala harus berkarya dari rumah dan menjalani physical distancing.

"Nilai terpenting dalam penciptaan karya film tari ini adalah kolaborasi artistik antara disiplin seni tari, musik dan film", penjelasan Chendra Panatan, direktur festival  ini dalam siaran persnya, Kamis, (2/7/2020).

"Semoga festival film tari danc(E)motion 2020 bisa memberikan sumbangan bagi dunia seni di Indonesia dan semakin menumbuhkan kreativitas serta inspirasi bagi kita semua", lanjut koreografer peraih gelar Master, lulusan Victorian College of the Arts, Melbourne ini.
Juri dalam festival ini adalah Nia Dinata (film), Ditta Miranda (tari) dan Ananda Sukarlan (musik).

10 karya finalis tersebut adalah:

1. KARSAJAYA - Gigi Art of Dance
2. HIDOEP BAROE - Rajan Wirjosandjojo
3. PLASTIC PANIC - Dokisata Production
4. TO LOSE - A Mulja Salih
5. GENERASI SENJA - Rianto Dancers
6. RESTART - Astri Dance
7. LUKAT - Kita Poleng Bali & Dibal Ranuh
8. LOOK FORWARD - Dimar Dance Theatre
9. AB(NORMAL) - Arbi Ntan Era Komala
10. MUPUS - Windarti Dance

"Puluhan hasil karya anak bangsa ini membuktikan bahwa kita tidak kekurangan bakat-bakat seni yang luar biasa. Sekarang tugas kita adalah bagaimana mengasah bakat-bakat tsb dan memperkuat jati diri dan identitas artistik para seniman itu, untuk menjadi SDM unggul yang membuat Indonesia bisa bersaing dengan negara-negara lain", demikian komentar Ananda Sukarlan, juri dari segi musik, yang disebut Sydney Morning Herald sebagai "one of the one of the world's leading pianists … at the forefront of championing new piano music".

"Festival Film Tari ini menunjukkan bahwa bangsa kita tidak kekurangan dgn manusia2 yg kreatif, produktif, peka dgn keadaan, dan mau bekerja keras utk mencapai sesuatu yg lebih baik", ujar Ditta Miranda, juri dari segi koreografi, yang pernah terpilih menjadi penari terbaik di Europa pilihan majalah tari Tanz Aktuell.

"New hope arises from watching dance films", kata Nia Dinata, juri dari segi penyutradaraan dan sinematografi, yang adalah seorang sutradara terkemuka Indonesia.

Editor : Sulha Handayani