• News

  • Gaya Hidup

Ternyata Daun Kucai Dapat Menurunkan Tekanan Darah

Daun kucai memiliki sifat antibakteri.
Dedaunan
Daun kucai memiliki sifat antibakteri.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM  - Mungkin masih jarang di antara Anda yang mengonsumsi daun kucai sebagai panganan keseharian.
Bahkan, mungkin masih banyak yang tidak tahu mengenai daun kucai.

Mirip daun bawang, daun kucai sering ditemukan dalam kuliner. Asia seperti Hong Kong, Thailand, Jepang, termasuk Indonesia. Tak hanya lezat disantap, nyatanya daun ini punya banyak manfaat kesehatan yang tak bisa disepelekan.

Tanaman kucai (Allium tuberosum) adalah spesies tumbuhan yang berasal dari genus bawang (Allium). Di Indonesia, daun kucai juga kerap disebut sebagai bawang kucai.

Dibandingkan dengan daun bawang, daun kucai memang memiliki bentuk agak tipis, tapi sayuran tersebut banyak mengandung nutrisi. Nutrisi yang dimaksud meliputi vitamin K, A, C, folat, magnesium, fosfor, kalium, dan kolin. Agar manfaatnya bisa lebih terasa, Anda tak boleh “pelit” saat mengolahnya, misalnya saat memasak nasi lengko atau taoge goreng.

Dilansir dari berbagai sumber termasuk laman klikdokter dan sehatq, inilah mnafaat daun kucai yang bisa Anda konsumi sebagai teman makan sehari-hari.

Menurunkan risiko kanker
Hampir semua sayur dan buah dapat membantu mencegah penyakit kronis seperti kanker. Sebab, sayur dan buah mengandung banyak antioksidan, sehingga dapat menangkal segala radikal bebas yang menyebabkan penyakit.

Tak hanya itu, berbagai penelitian pun melaporkan bahwa sayuran yang termasuk bawang-bawangan bersifat antikanker. Karena kucai masuk dalam kerabat bawang-bawangan, maka konsumsinya juga dapat membantu menurunkan risiko kanker. Hal itu dibuktikan oleh studi yang diterbitkan dalam “Journal of National Cancer Institute”.

Beberapa jenis kanker yang diketahui dapat dicegah dengan mengonsumsi kucai adalah kanker prostat, kanker perut, dan kanker esofagus (kerongkongan).

Memiliki sifat antibakteri
Daun kucai bisa dijadikan kekuatan tambahan untuk mengancurkan bakteri sembari sambil Anda mengonsumsi antibiotik dari dokter. Sejumlah penelitian menunjukkan bahwa kandungan saponin dalam daun hijau ini dapat berfungsi sebagai antibakteri dengan menghancurkan membran sel bakteri.

Menurunkan kolesterol

Kucai mengandung serat yang diperlukan oleh tubuh. Menurut dr. Karin Wiradarma, M.Gizi, dari KlikDokter, mengonsumsi serat dalam jumlah cukup setiap hari dapat membantu menurunkan kadar kolesterol jahat (low-density lipoprotein atau LDL).

Meningkatkan kesehatan jantung
Zat allicin yang terkandung dalam daun kucai diduga dapat menurunkan kadar LDL atau kolesterol jahat dalam tubuh.
LDL yang melebihi batas normal dapat menaikkan risiko terjadinya stroke maupun penyakit jantung. Dengan ini, mengonsumsi daun kucai secara teratur bisa membantu dalam meningkatkan kesehatan jantung Anda.
Selain allicin, kalium dalam daun hijau ini juga meningkatkan manfaat daun kucai. Pasalnya, tanaman ini juga memiliki peran dalam mengurangi ketegangan kardiovaskular.

Menurunkan tekanan darah tinggi

Tidak hanya itu, daun kucai juga dapat membantu menurunkan risiko hipertensi berkat kandungan allicin, yang merupakan suaty senyawa organosulfur. Zat tersebut melepaskan nitrit oksida, sehingga pembuluh darah tidak kaku. Kandungan kuersetin (quercetin) dalam kucai pun bisa mencegah penumpukan plak di arteri.

Membantu menjaga kesehatan tulang

Tidak hanya susu, daun kucai ternyata juga mampu membantu menjaga kesehatan tulang. Ini karena daun kucai mengandung vitamin K, yang membantu meningkatkan produksi protein tulang osteocalcin. Protein ini berfungsi untuk menjaga kepadatan mineral tulang, sehingga bisa membantu mencegah pengeroposan tulang alias osteoporosis.

Editor : Sulha Handayani