• News

  • Healthy Life

Ini 10 Pekerjaan Berbahaya untuk Paru-Paru Anda

Ilustrasi
dok.LiveScience
Ilustrasi

JAKARTA, NETRALNEWS.COM -- Studi menunjukkan peningkatan jumlah penyakit yang berhubungan dengan pekerjaan. Lingkungan kerja Anda memainkan peran utama dalam kesehatan Anda secara keseluruhan, seperti berbagai masalah kesehatan yang memengaruhi jantung, paru-paru, dan setiap organ lainnya.

Sekitar 17 persen penyakit yang disebabkan paru-paru seseorang disebabkan oleh paparan kerja. Hal itu diperparah oleh kondisi incividu yang sudah memiliki masalah dengan pernapasan seperti asma.

Kesehatan paru-paru Anda dapat terkena dampak negatif dari polutan seperti bahan kimia, kuman, asap tembakau, kotoran, serat, debu, dan lain lain. Hal-hal yang Anda sering remehkan dan menganggap tidak berbahaya bagi kesehatan Anda, pada kenyataannya, bisa berbahaya, dan dapat menghalangi jalan napas Anda dan merusak paru-paru Anda. Paparan kerja ini dapat menyebabkan jaringan parut atau fibrosis, asma, PPOK, dan infeksi atau kanker.

Apakah kamu sadar? Baca terus untuk mengetahui berbagai jenis pekerjaan yang dapat menimbulkan risiko bagi paru-paru Anda, seperti dikutip dari Boldsky.

1. Housekeeping dan Cleaning 

Perlengkapan pembersihan yang digunakan dikemas dengan sejumlah besar bahan kimia berbahaya yang dapat berkembang dan memicu asma. Zat kimia dalam alat pembersih ini cukup reaktif dan dapat bereaksi buruk dengan jaringan paru-paru Anda.

Pembersih organik tidak lebih baik karena melepaskan senyawa organik yang mudah menguap yang dapat menyebabkan masalah pernapasan kronis dan reaksi alergi.

2. Bartending dan waitressing

Bekerja di kamar yang dipenuhi asap sangat berbahaya bagi paru-paru Anda. Asap bekas diproduksi dari rokok dan jenis peralatan rokok lainnya (Hookah) adalah beberapa penyebab utama kanker paru-paru.

3. Tata Kecantikan Rambut

Penggunaan bahan kimia secara terus-menerus yang digunakan untuk pewarnaan rambut dan penataan rambut berbahaya bagi organ pernapasan Anda dan dapat menyebabkan asma akibat pekerjaan. Banyak produk pelurus rambut mengandung formaldehyde, karsinogen yang dikenal yang merupakan penyebab utama kanker paru-paru dan iritasi.

4. Perawatan Kesehatan

Dokter, perawat dan individu lain yang bekerja dalam sistem perawatan kesehatan seperti rumah sakit, kantor medis, atau panti jompo semakin rentan terhadap pengembangan penyakit paru-paru. Menggunakan sarung tangan yang mengandung lateks dapat menyebabkan asma pada beberapa orang. Tuberkulosis, influenza, dan sindrom pernafasan akut yang parah (SARS) adalah beberapa gangguan paru-paru yang umum ditemukan pada individu yang bekerja di bidang kesehatan.

5. Konstruksi

Individu yang bekerja dalam konstruksi semakin rentan terhadap pengembangan penyakit paru-paru. Mereka terpapar asbes dan serat mikroskopis lainnya yang dapat meningkatkan risiko mesothelioma (kanker) dan kanker paru-paru sel kecil. Partikel-partikel ini juga dapat menyebabkan asbestosis atau jaringan parut pada paru-paru.

6. Pekerja Pabrik

Manufaktur terpapar pada risiko terserang asma atau memperburuk kondisi mereka saat ini. Terkena logam inhalasi dalam pengecoran, silika atau pasir halus dan sebagainya, orang-orang ini beresiko mengembangkan silikosis (penyakit yang melukai paru-paru). Pekerja manufaktur memiliki risiko tinggi terkena kanker paru-paru

7. Bertani

Orang yang bekerja dengan tanaman dan hewan berisiko terhadap berbagai penyakit. Paparan atau jerami yang terkontaminasi berulang dan terus menerus dapat menyebabkan pneumonitis hipersensitif yang menyebabkan kantung udara di paru-paru Anda meradang dan mengembangkan jaringan parut.

8. Penambangan

Penambangan batu bara rentan terhadap risiko berbagai penyakit paru-paru, bronkitis hingga pneumokoniosis. Suatu kondisi kronis yang disebabkan oleh penghirupan debu yang menjadi tersimpan di paru-paru menjadi keras dan membuatnya sulit bernapas. Ini dapat menyebabkan perkembangan fibrosis masif progresif, yang mematikan.

9. Pemadam Kebakaran

Orang-orang ini terpapar sejumlah hal yang berbahaya bagi paru-paru seseorang. Dari api hingga membakar plastik dan bahan kimia, petugas pemadam kebakaran terpapar risiko kanker paru-paru. Namun, alat bantu pernapasan mandiri (SCBA) yang digunakan oleh mereka membantu menurunkan risiko penyakit paru-paru, karena membantu menyaring beberapa bahan kimia berbahaya

10. Pengecatan tubuh secara otomatis

Orang yang bekerja di bengkel mobil terpapar bahan kimia seperti isosianat, penyebab utama asma akibat pekerjaan. Produk-produk polyurethane dalam cat-cat tersebut menyebabkan sesak dada dan kesulitan bernafas yang parah juga.

Editor : Tommy Satria Ismaya Cahya

Apa Reaksi Anda?