• News

  • Healthy Life

6 Latihan Ampuh Turunkan Berat Badan Termasuk Obesitas

Ilustrasi Jogging
dok.express
Ilustrasi Jogging

JAKARTA, NETRALNEWS.COM -- Beberapa orang cenderung mengalami obesitas. Dan beberapa latihan yang telah diikuti justru tidak juga menurunkan berat badannya. Lantas latihan apa yang baik untuk menurunkan berat badan termasuk persoalan obesitas tersebut?

Sebuah studi terbaru menunjukkan bahwa enam latihan spesifik yang tampaknya terbaik untuk menurunkan berat badan. Daftar teratas adalah joging, yang tampaknya lebih baik daripada apa pun untuk menurunkan berat badan, bahkan ketika Anda memiliki risiko genetik untuk mempertahankan berat badan.

Dilansir dari laman MNN, para peneliti telah menganalisis 18.424 orang dewasa Tionghoa Han di Taiwan yang berusia antara 30 dan 70 tahun. Mereka mengumpulkan informasi tentang lima ukuran obesitas termasuk indeks massa tubuh (BMI), persentase lemak tubuh, lingkar pinggang, lingkar pinggul, dan rasio pinggang-pinggul. Hasilnya dipublikasikan dalam jurnal PLOS Genetics.

"Manfaat latihan fisik secara teratur lebih berdampak pada subjek yang lebih cenderung mengalami obesitas," catat para peneliti.

Mereka menyelidiki 18 jenis latihan dan menemukan bahwa jogging teratur, berjalan ringan selama 30 menit tiga kali seminggu, adalah yang cara paling efektif untuk menangkal dampak genetika obesitas di seluruh lima ukuran obesitas.

Para peneliti menemukan lima latihan lain yang memiliki dampak besar ketika mengukur BMI, yakni: mendaki gunung, berjalan, berolahraga, beberapa menari (seperti dansa ballroom), dan sesi yoga yang panjang.

"Obesitas disebabkan oleh genetika, faktor gaya hidup, dan interaksi di antara mereka," kata rekan penulis studi, ahli epidemiologi Wan-Yu Lin, dari Universitas Nasional Taiwan, kepada Newsweek. "Sementara bahan turunan adalah bawaan lahir, faktor gaya hidup dapat ditentukan oleh diri sendiri."

Latihan yang kurang berdampak

Ada beberapa latihan yang para peneliti temukan tidak berdampak pada gen obesitas. Ini termasuk bersepeda, peregangan, berenang, qigong (latihan postur tubuh yang mirip dengan tai chi), dan permainan komputer "Dance Dance Revolution."

Para peneliti mencatat bahwa bersepeda, peregangan, dan qiqong biasanya membutuhkan pengeluaran energi lebih sedikit daripada enam latihan yang memiliki dampak lebih besar pada penurunan berat badan.

Latihan di air dingin - seperti berenang - dapat merangsang nafsu makan dan membuat Anda makan lebih banyak. Dan karena "Dance Dance Revolution" tidak seformal jenis tarian lainnya, itu tidak memerlukan banyak pelatihan dan usaha.

Beberapa peserta mengambil bagian dalam latihan beban, bulu tangkis, tenis meja, bola basket atau tenis, sehingga para peneliti tidak dapat menentukan apakah latihan-latihan itu dapat berdampak pada genetika obesitas.

Juga, perlu dicatat bahwa ada beberapa keterbatasan dalam penelitian ini. Pertama, hampir semua peserta adalah keturunan China Han. Karena ada sedikit keanekaragaman, tidak jelas seberapa baik hasilnya dapat ditafsirkan ke populasi lain.

Selain itu, jenis dan waktu latihan dilaporkan sendiri dan, seperti yang ditunjukkan oleh Atlas Baru, data itu seringkali tidak dapat diandalkan. Bagaimanapun, kita tidak selalu mengatakan yang sebenarnya tentang seberapa banyak olahraga yang kita lakukan.

Editor : Tommy Satria Ismaya Cahya