• News

  • Healthy Life

Awas, Penderita Tekanan Darah Tinggi Jangan Kerokan!

Ilustrasi kerokan.(dok.obatsehat)
Ilustrasi kerokan.(dok.obatsehat)

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Masuk angin hingga pegal-pegal yang menjalar tubuh terkadang bisa teratasi dengan cara 'kerokan'. Cara yang terbilang tradisional ini diklaim manjur mengatasi sederet masalah yang menerpa tubuh. Badan menjadi lebih fit dan segar kembali.

Namun sayangnya, ada baiknya aktivitas kerokan tidak dilakukan pada orang yang menderita penyakit tekanan darah tinggi. Bukan tanpa alasan, dilansir dari laman doktersehat, kerokan yang dilakukan pada penderita tekanan darah tinggi bisa berpotensi menimbulkan kematian!

Dijelaskan dr. Prasna Pramita, SpPD, jika kerokan dilakukan penderita tekanan darah tinggi pada area leher, dikhawatirkan pembuluh darah akan pecah. Pasalnya, area leher banyak memiliki pembuluh darah, termasuk pembuluh darah besar.

Jika pembuluh darah besar itu pecah, maka dikhawatirkan mereka akan tidak sadarkan diri atau bahkan meninggal dunia. Bahkan, jika pembuluh darah yang pecah adalah pembuluh darah yang kecil, sambung dr. Prasna, beresiko terjadi gangguan memori pada otak.

Sementara menurut pakar kesehatan Profesor Dr. dr. Didik Gunawan Tamtomo, ada baiknya kerokan tidak dilakukan pada bagian leher area depan. Selain adanya pembuluh darah, pada area tersebut juga terdapat tulang rawan yang berkaitan dengan saluran pernapasan.

Sehingga, jika dikerok, ditakutkan malah mengganggu kesehatan. dr. Didik kemudian menyarankan agar bagian tubuh yang dikerok hanyalah punggung atau lengan saja. Jangan pada bagian leher.


Reporter : Christophorus Aji Saputro
Editor : Tommy Satria Ismaya Cahya