• News

  • Hiburan

Spesial bagi Penggemar, Ini Upaya Baru Menggeser Dangdut Menjadi Bernuansa Arab

Nita Thalia sedang beraksi di hadapan ribuan penggemarnya
foto: lampusatu.com
Nita Thalia sedang beraksi di hadapan ribuan penggemarnya

GARUT, NETRALNEWS.COM – Musik dangdut adalah salah satu genre musik tradisional khas Indonesia yang lahir dari pengaruh unsur budaya India, Melayu, dan Arab. Dalam perkembangannya, musik ini disuguhkan dengan joget dan tarian yang sering dianggap mengeksploitasi unsur sensual.

Musik dangdut sangat digemari masyarakat pinggiran. Dangdut dipentaskan dalam acara hajatan seperti perkawinan, acara tasyukuran, hari ulang tahun kota, dan sebagainya. Hingga kini, musik tersebut selalu berhasil memobilisasi massa penggemarnya.

Ada upaya baru yang sedang digodok penyanyi dangdut yang bernama Nita Thalia. Konon, ia sedang menyiapkan peluncuran album baru di tahun 2019, salah satunya akan memiliki nuansa Arab sebagai warna baru dari lagu-lagu album dangdut sebelumnya.

Bila menelusuri asal-usulnya seperti disinggung di awal, gagasan Nita Thalia sebenarnya tidak bisa disebut sebagai baru. Walaupun begitu, gagasannya tetap patut diapresiasi agar musik dangdut bisa semakin berkembang dan kaya variasi.

"Sekarang ini nuansa musik rock dangdutnya 70 persen, namun sekarang ada nuansa 'arabic'-nya," kata Nita, usai tampil bernyanyi di acara Road to Kilau Raya, di Lapangan Kerkof, Kabupaten Garut, Jawa Barat, Sabtu (29/6/2019) malam.

Ia menuturkan, album yang diluncurkan tahun 2019 itu akan berbeda dari album tahun sebelumnya berjudul "Naik Darah" yang sudah ramai mewarnai dunia musik dangdut di Indonesia.

Lagu bernuansa Arab pada album barunya itu, kata dia, hanya diciptakan satu lagu, selebihnya lagu dangdut yang tetap mempertahankan ciri khas yakni musik rock dangdut.

"Secara pribadi saya bilang mau dikasih campuran, namun sama ada rocknya," kata wanita asal Bandung, Jawa Barat itu pula.

Dia berharap, suasana baru yang disuguhkan dalam album baru nanti dapat diterima masyarakat, khususnya pecinta musik dangdut di tanah air.

Ia mengungkapkan, dunia musik dangdut sudah menjadi bagian dalam perjalanan hidupnya, bahkan saat ini masih sering tampil di beberapa tempat, baik disiarkan oleh televisi nasional maupun tidak.

"Sekarang saya tampil di Garut yang disiarkan langsung oleh MNC TV, respons masyarakatnya sangat antusias," katanya.

Ia menambahkan, selain mengisi acara hiburan di beberapa tempat, keinginan untuk terus membuat album akan dilaksanakan setiap tahun agar musik dangdut tetap eksis.

"Saya ingin berkarya setiap tahun, membuat album bukan 'single', mudah-mudahan terus terwujud," kata wanita kelahiran Oktober 1982 itu.

Executive Producer MNCTV Michael Sitorus mengatakan, kegiatan musik dangdut di Garut sudah sekian kalinya dilaksanakan dengan mengundang artis ibu kota, di antaranya Nita Thalia, Tasya Rosmala, Uut Permatasari, Erie Suzan, Trio Macan, dan banyak lagi.

Menurut dia, respons masyarakat Garut cukup bagus ketika disuguhkan acara musik dangdut yang dapat disaksikan secara gratis dan disiarkan langsung di MNC TV.

"Kami hadir terus di Garut karena responnya positif, bikin kami senang," katanya pula dinukil dari Antara.

Editor : Taat Ujianto