• News

  • Hukum

KPK Dorong NTT Jadi Pilot Program Pencegahan dan Penindakan Korupsi

Dua organ anti korupsi asal Nusa Tenggara Timur (NTT), KOMPAK dan AMAN di Kantor KPK.
Istimewa
Dua organ anti korupsi asal Nusa Tenggara Timur (NTT), KOMPAK dan AMAN di Kantor KPK.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Kepala Biro Humas Komisi Pemberantasan Korupsui ( KPK) Yuyuk Andri di dampingi Kepala Bidang Pengaduan Masyarakat (Dumas) KPK Sugeng menerima dua organ anti korupsi asal Nusa Tenggara Timur, KOMPAK dan AMAN di Kantor KPK, Jakarta Selatan, Senin (6/11/2017). 

Dalam pertemuan itu, Yuyuk Andri menyambut baik niat dan misi mulia KOMPAK dan AMAN NTT sebagai organ anti korupsi di wilayah setempat. 

"Pejabat KPK menanggapi dengan bijak ajakan tersebut. Bahkan Mendorong agar NTT dijadikan pilot program, khusus bidang pencegahan dan penindakan," kata Jubir KOMPAK NTT Yoseph Godho saat dihubungi Netralnews.com, Selasa (7/11/2017). 

Sementara itu Gabriel Sola salah satu aktivis anti korupsi dan aktivis HAM menegaskan, kedua organ anti korupsi yakni KOMPAK dan AMAN NTT bertekad membantu KPK untuk melakukan pencegahan dan penindakan terhadap Korupsi yang disebut sudah darurat di NTT itu. 

"Ya, kita semakin prihatin, karena daerah (NTT-red) yang sudah divonis tertinggal dan (bahkan) miskin, tapi riak korupsinya sangat-sangat memprihatinkan. Kita tidak hanya mengantisipasi bencana alam, tapi juga bencana korupsi. Korupsi itu tidak hanya duitnya, tapi korupsi 'kebijakan' itu paling fatal, karena akan merugikan semua pihak, masyarakat, pemerintah daerah dan pemerintah pusat. Maka ini harus perlu diawasi," kata Gabriel Sola kepada Netralnews.com, Selasa (7/11/2017). 

Reporter : Dominikus Lewuk
Editor : Nazaruli