• News

  • Hukum

Dalami Dugaan TPPU, KPK Petakan Aset Milik Rita Widyasari

Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) nonaktif, Rita Widyasari
NNC/Anhar Rizky Affandi
Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) nonaktif, Rita Widyasari

JAKARTA, NNC - Komisi Pemberantasan Korupsi ( KPK) mengatakan, pihaknya tengah memetakan aset-aset milik Bupati Kutai Kartanegara (Kukar) nonaktif, Rita Widyasari, dalam kasus dugaan tindak pidana pencucian uang (TPPU).

Hal tersebut ditegaskan Juru Bicara KPK, Febri Diansyah. Menurutnya, pemetaan aset milik Rita bertujuan untuk membuktikan sangkaan KPK terhadap Rita nantinya.

"Prinsipnya karena ini penyidikan TPPU, maka pemetaan kekayaan dan aset menjadi satu hal yang difokuskan KPK," kata Febri di Gedung KPK, Rabu (24/01/2018).

Lebih lanjut dirinya mengatakan, pihaknya mencurigai Rita menggunakan uang suap dan gratifikasi yang diterima untuk sejumlah keperluan pribadi. Salah satunya, dipakai untuk biayai perawatan kecantikan.

"Itu (bagian) yang kami (sedang) dalami, penggunaannya baik untuk kepentingan pribadi atau kepentingan lain dari tersangka (Rita Widyasari)," ujar Febri.

Diketahui, pada perkara pencucian uang, penyidik KPK telah memanggil sejumlah pihak. Dua orang di antaranya yakni General Manager Hotel Golden Season Samarinda, Hanny Kristianto dan Direktur Keuangan PT Sinar Kumala Naga, Rifando.

Sedangkan satu orang lainnya adalah dokter kecantikan Sonia Wibisono. Tapi ketiganya mangkir pada panggilan pertama, Selasa, 23 Januari 2018. Lembaga Antirasuah ini pun menyatakan akan menjadwalkan ulang pemeriksaan terhadap ketiga saksi tersebut.

KPK sebelumnya telah menjerat Rita dan Komisaris PT Media Bangun Bersama, Khairudin, sebagai tersangka TPPU. Keduanya diduga mencuci uang hasil gratifikasi selama Rita menjabat bupati Kukar.

Reporter : Wahyu Praditya Purnomo
Editor : Nazaruli