• News

  • Hukum

Polisi: DPO Kasus Prostitusi Online Bisa Lebih dari Dua Orang

Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan
suryakabar
Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan

JAKARTA, NNC - Terkait kasus prostitusi online dan pengembangan penyelidikan kasus tersebut, Daftar Pencarian Orang (DPO) kemungkinan akan bertambah.

Kapolda Jatim Irjen Pol Luki Hermawan mengatakan, tersangka dari kasus prostitusi online bisa lebih dari dua orang

“Lebih dari dua dan mungkin akan lebih lagi,” kata Irjen Pol Luki Hermawan, melalui siaran pers Selasa (15/1/2019).

Lebih lanjut Kuki menuturkan untuk sementara ini ada DPO yang sudah tertangkap, namun ada juga yang belum. Hanya saja DPO yang sudah tertangkap memang belum dibawa ke Mapolda Jatim.

“Yang jelas sudah (tertangkap). Kita yang jelas bisa bertambah terus ya ini,” lanjutnya.

Hingga kini, Luki mengatakan sejumlah anggotanya masih berada di Jakarta untuk melanjutkan pengejaran DPO lainnya.

“Mohon doanya Insyaallah hari ini bisa. Anggota masih berada di Jakarta dan mudah-mudahan bisa,” pungkasnya.

Diberitakan sebelumnya, ada dua DPO muncikari yang sedang diburu polisi. Menurut Luki, bila dua orang ini sudah tertangkap, jaringan prostitusi online yang melibatkan para artis ini akan lebih cepat tertangkap.

“Ini nanti kalau dua ini ketangkap, ini lebih besar lagi karena kuncinya di dua orang ini walaupun dua orang yang muncikari ini sudah tahu ininya (pelanggan dan jaringannya),” ungkap Luki, Jumat (11/1/2019) silam.

Reporter : Sesmawati
Editor : Wulandari Saptono