• News

  • Hukum

Tersangka atas Kepemilikan Senjata Api Ilegal, Mantan Danjen Kopassus Ditahan di Rutan POM

Mantan Danjen Kopassus Mayjen (Purn) Soenarko.
statusaceh.net
Mantan Danjen Kopassus Mayjen (Purn) Soenarko.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Mantan Danjen Kopassus Mayjen (Purn) Soenarko sudah ditetapkan sebagai tersangka atas kepemilikan senjata api ilegal.

Menko Polhukam Wiranto membenarkan bahwa Soenarko sudah menjadi tersangka dan sudah ditahan di Rutan POM Guntur, karena hal itu berpotensi mengancam keamanan nasional.

"Mayjen Soenarko ya, itu memang sudah dipanggil, diperiksa dan sekarang sudah menjadi tersangka dan ditahan di Rutan POM Guntur dengan tuduhan memiliki dan menguasai senjata api ilegal, situasi seperti ini tidak diizinkan dan diperbolehkan," ujar Wiranto di Kantor Kemenko Polhukam, Jl Medan Merdeka Barat, Jakarta Pusat, Selasa (21/5/2019).

Lebih lanjut Wiranto menegaskan bahwa memiliki senjata ilegal tidak diperbolehkan dan itu melanggar hukum.

"Memang ada hukumnya, tidak mengada-ada tapi memang menjaga keamanan nasional dibutuhkan tindakan tegas seperti itu," ujarnya.

Ketika ditanya apakah senjata api itu akan dipakai untuk aksi 22 Mei, Wiranto belum memberikan konfirmasi. Ia mengatakan saat ini Soenarko masih dalam penyidikan.

"Tidak terkait apa-apa karena baru penyelidikan, tetapi menguasai senjata api berat ilegal tidak diizinkan oleh siapapun. Soal mau dipakai untuk apa itu pendalamannya, dalam proses penyidikan yang belum selesai," tegas Wiranto.

Sebelumnya Soenarko dilaporkan ke Bareskrim Polri oleh seorang pengacara bernama Humisar atas tuduhan makar. Politikus Gerindra itu dilaporkan dengan Pasal 110 juncto 108 UU Nomor 1 Tahun 1946 KUHP tentang Makar dan Pasal 163 bis juncto 146 KUHP tentang Kejahatan terhadap Ketertiban Umum.

Humisar Sahala mengungkapkan Soenarko telah melakukan perbuatan melawan hukum dengan cara menghasut orang lain agar mengepung Istana Negara dan Gedung Komisi Pemilihan Umum (KPU) pada saat aksi 22 Mei 2019 nanti.

Reporter : Sesmawati
Editor : Irawan.H.P