• News

  • Hukum

Sebuah Buku Jadi Senjata Amien Rais Minta Eggi Sudjana Dibebaskan

Amien Rais, Ketua Dewan Pengarah BPN Prabowo-Sandi.
Instagram
Amien Rais, Ketua Dewan Pengarah BPN Prabowo-Sandi.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Dewan Pembina Partai Amanat Nasional (PAN) membawa buku Jokowi People Power karya Bimo Nugroho dan M Yamin Panca Setia untuk dijadikan barang bukti agar tersangka Eggi Sudjana dibebaskan.

Buku itu ditunjukkan Amien Rais kepada wartawan setelah dia masuk ke ruang penyidik 1 jam, lalu ke luar untuk ibadah Salat Jumat sembari membawa buku tersebut.

"Buku ini akan saya kasih ke penyidik. Jelasnya nanti ya, saya mau Jumatan dulu," tuturnya, Jumat (24/5/2019).

Buku Jokowi People Power terbitan Gramedia Pustaka Utama tersebut sempat beredar di sejumlah toko buku pada tahun 2014, saat Presiden Joko Widodo mencalonkan diri sebagai Capres untuk pertama kalinya.

Buku dengan tebal 310 halaman tersebut sempat dikatakan oleh Kuasa Hukum Eggi Sudjana, Alkatiri memuat tentang Presiden Jokowi yang berencana menggunakan people power jika ada kecurangan pada Pilpres 2014 lalu.

Alkatiri juga berpandangan, jika kliennya dijerat dengan perkara tindak pidana makar, maka penulis buku tersebut seharusnya juga dikenakan Pasal yang sama, mengingat kata people power sempat terkenal karena pertama kali digunakan Presiden Jokowi pada Pilpres 2014.

Amien Rais hari ini diperiksa sebagai saksi untuk tersangka dugaan makar Eggi Sudjana.

Sebelumnya Senin (20/5/2019) Juga dipanggil oleh Polda Metro Jaya namun yang bersangkutan mangkir dengan alasan ada acara.

Reporter : Sesmawati
Editor : Irawan.H.P