• News

  • Hukum

Soal Bentrokan di Buton, Polisi: Belum Ada Tersangka

Kabid Humas Polda Sultra AKBP Harry Goldenhardtdok
dok.Istimewa
Kabid Humas Polda Sultra AKBP Harry Goldenhardtdok

JAKARTA, NETRALNEWS.COM -  Polisi menyebutkan belum ada penetapan tersangka dalam kerusuhan di Buton, Sulawesi Tenggara, saat malam takbiran Selasa (4/6/2019).

Kabid Humas Polda Sultra AKBP Harry Goldenhardt mengatakan penyidik masih memeriksa sebanyak 82 orang terduga pelaku kerusuhan tersebut untuk menentukan status hukumnya.

"Penyidik masih melakukan pemeriksaan, belum ada (tersangka). Nanti, masih dalam pemeriksaan semua. Penyidik masih bekerja," kata Harry, Minggu (9/6/2019).

Lebih lanjut AKBP Harry menjelaskan awalnya, 81 orang diamankan beserta barang bukti sejumlah senjata tajam berupa parang, tombak, pisau, badik, dan busur, pada Sabtu (8/6/2019) pagi.

"Belakangan, polisi kembali menangkap seorang lagi yang diduga terkait dengan kerusuhan sehingga secara total ada 82 orang yang ditangkap terkait kerusuhan ini," ujarnya.

Sebelumnya terjadi bentrok ntarpemuda Desa Gunung Jaya dan Desa Sampoabalo Buton, Sulawesi Tenggara, saat malam takbiran Selasa (4/6/2019). Bentrokan tersebut disebabkan oleh kesalahpahaman dan menyebabkan 87 rumah terbakar, dua orang tewas, delapan orang luka-luka.

Berdasarkan keterangan polisi, bentrokan dua desa dipicu adanya konvoi motor saat malam takbiran yang dilakukan oleh pemuda dari Desa Sampoabalo. Saat melintas di Desa Gunung Jaya, mereka ditegur, namun tidak terima.

Setelah itu, warga dari Desa Sampoabalo yang melintas di Desa Gunung Jaya terkena anak panah. Keesokan harinya, ratusan warga dari Desa Sampoabalo menyerang dan membakar total 87 rumah di Desa Gunung Jaya.

Reporter : Sesmawati
Editor : Tommy Satria Ismaya Cahya