• News

  • Hukum

Sandi Laporkan Ketua Tim Hukum BPN ke Peradi

 Ketua Tim Hukum Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Bambang Widjojanto (BW).
HetaNews
Ketua Tim Hukum Prabowo Subianto-Sandiaga Uno, Bambang Widjojanto (BW).

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ketua Tim Hukum Prabowo Subianto- Sandiaga Uno, Bambang Widjojanto (BW), dilaporkan ke Perhimpunan Advokat Indonesia ( Peradi), Kamis (13/6/2019), karena diduga melanggar kode etik profesi advokat. 

Salah satu pelapor, Sandi Situngkir mengatakan, dugaan pelanggaran itu, karena BW menjadi ketua tim hukum BPN Prabowo- Sandi yang menggugat ke Mahkamah Konstitusi terkait sengketa Pilpres 2019, sementara ia masih menjabat anggota Tim Gubernur untuk Percepatan Pembangunan (TGUPP) Pemprov DKI Jakarta.

"Pengaduan kami, yaitu dugaan pelanggaran kode etik. Kalau berbicara fakta-fakta di masyarakat, termasuk fakta yang sudah kami dapatkan dari SK Gubernur DKI Jakarta, memang rekan sejawat Bambang Widjojanto itu masih menjadi pejabat," kata Sandi di kantor Peradi Jl. Wahid Hasyim, Menteng, Jakarta Pusat, Kamis (13/6/2019). 

"Kemudian undang-undang advokat dan kode etik advokat memang melarang yang bersangkutan menjalankan profesinya sebagai advokat," ujarnya. 

Sandi meyakini, BW paham tentang kode etik advokat, namun menjadi tidak rasional ketika mantan pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) itu memutuskan menjadi Ketua Tim Hukum BPN Prabowo- Sandi dan tidak menanggalkan jabatannya sebagai TGUPP Pemprov DKI. 

"Kami juga yakin rekan sejawat kami Bambang Widjojanto menyadari betul itu tapi kemudian dia melanggarnya itu. Saya kira rekan Bambang Widjojanto itu sudah punya pertimbangan pertimbangan sendiri yang menurut kami tidak rasional. Itu dasar kami membuat pengaduan kepada perhimpunan advokat Indonesia," pungkasnya. 

Diketahui, saat mengadukan BW ke Peradi, Sandi didampingi tim dari Advokat Indonesia Maju. Tim ini merupakan pendukung capres-cawapres Joko Widodo (Jokowi)-Ma'ruf Amin.

 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Widita Fembrian

Apa Reaksi Anda?