• News

  • Hukum

Soal Barang Bukti 12 Truk, Begini Faktanya Menurut BW

Kuasa hukum Prabowo-Sandi, Bambang Widjojanto
dok.Istimewa
Kuasa hukum Prabowo-Sandi, Bambang Widjojanto

JAKARTA, NETRALNEWS.COM -- Ketua Tim Kuasa Hukum Prabowo-Sandi, Bambang Widjojanto (BW) mengatakan bahwa pihaknya telah mengirimkan lima truk alat bukti dari dalil permohonan yang diajukan ke Mahkamah Konstitusi (MK).

"Kan kami menjanjikan akan mengirimkan barang bukti, nah ini. Prosesnya lagi di sini. Ini kan bergelombang. Karena keterbatasan mobilisasi, kan tidak bisa 12 truk terus-terusan. Hari ini berarti hampir empat truk. Satu truk lagi di jalan. Tapi karena tutup jam 5 jadi kita putuskan untuk tidak dikirim sekarang. Besok pagi lagi," ujarnya, di Gedung MK, Jakarta Pusat, Senin (17/6/2019).

BW menambahkan, bahwa sisa barang bukti akan dikirimkan pada besok pagi dengan harapan sebelum jadwal pemeriksaan saksi seluruh bukti 12 truk itu sudah sampai di MK.

"Karena besok deadline hari terakhir sebelum pemeriksaan saksi, kalau kita berharap, bukti sudah bisa kita kirimkan semua. Mungkin sekitar 7 truk lagi. Mungkin besok pagi, setelah itu mungkin akan bergelombang sepanjang hari. Karena kita kan jumlahnya efisien. Kita mungkin juga akan bagi tugas. Konsolidasi saksi kan juga harus dilakukan. Karena hari Rabu sudah pemeriksaan saksi," katanya.

Menurut BW, kubu Prabowo-Sandi tidak hanya melampirkan bukti C1 belaka, namun ada juga berupa hasil digital forensik dan bukti lain yang berasal dari masyarakat.

"Ada hasil C1, ada hasil forensik kita. Kita akan kirimkan. Jadi bukan hanya C1. Tapi yang kita serahkan sekarang juga sebetulnya, kita kan membuka laporan dari masyarakat soal kecurangan se-Indonesia ini. Dan seluruh hasil dari masyarakat yang bertebaran, kita coba konsolidasikan, kemudian kita buat narasinya di berbagai hal," jelas BW.

"Ada yang penting-penting itu kita sudah copy. Ada ratusan video kiriman dari masyarakat, coba kita klasifikasi, sesuai dengan argumen kecurangannya, kemudian dikonsolidasi. Mudah-mudahan nanti, ada alat bukti video, keterangan tertulis, keterangan saksi, dan permohonan, itu akan kita integrasikan," tandasnya.

Editor : Tommy Satria Ismaya Cahya

Apa Reaksi Anda?