• News

  • Hukum

PB HMI Nilai Irjen Pol Ike Edwin Layak Jadi Calon Pimpinan KPK

Irjen Pol Ike Edwin
Pena Berlian
Irjen Pol Ike Edwin

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pengurus Besar Himpunan Mahasiswa Islam (PB HMI), menyambut baik adanya usulan dari Kapolri Jend Pol Tito Karnavian merekomendasikan beberapa Perwira Tinggi (Pati) terbaiknya untuk mengikuti seleksi calon pimpinan KPK.

Hal tersebut penting, sesuai amanah UU 30 Tahun 2002  secara eksplisit  menegaskan urgensi keberadaan KPK diharapkan mampu memicu kesinambungan tindak antikorupsi. 

"Yang artinya KPK tidak dibentuk sebagi institusi pengganti, melainkan sebagai pemicu bagi optimalisasi institusi inti ( Kepolisian dan Kejaksaan)," kata Bendahara Umum PB HMI, Abdul Rabbi Syahrir, hari ini. 

Menurut Syahrir, apabila hari ini diberikan pertanyaan siapakah dari pati Polri yang layak menjadi calon pimpinan KPK, PB HMI menyerahkan semuanya kepada institusi Polri siapa yang akan direkomendasikan. Namun, bila diberikan kewenangan untuk memberikan masukan atau pendapat, pihaknya menilai Irjen Pol Ike Edwin layak untuk direkomendasikan.

Pasalnya ia memiliki track record dan komitmen yang jelas dalam upaya pemberantasan korupsi. Di antaranya, saat  menjabat sebagai Kapolwiltabes Surabaya (2010), berhasil mengungkap penggelapan pajak yang dilakukan oleh beberapa perusahaan yang nilainya mencapai Rp350 miliar.

"Kemudian beliau juga beprestasi turut serta mengungkap kasus Gayus Tambunan juga terkait penggelapan pajak ketika menjabat sebagai Dittipikor Bareskrim Polri," tuturnya.

Sementara itu, pucuk kepemimpinan Agus Rahardjo di KPK tinggal menunggu waktu. Untuk itu, saat ini publik menaruh harapan besar kepada para pemegang tampuk kepemimpinan KPK yang baru nanti. Dengan harapan, dapat mengemban amanah sebagai pimpinan lembaga anti rasuah ini dalam proses pemberantasan korupsi.

"Kami mengajak semua pihak untuk sama-sama mendukung suksesi calon pimpinan KPK agar berjalan dengan lancar sehingga melahirkan para punggawa anti korupsi yang mampu mewujudkan misi dan cita negara Indonesia yang bebas korupsi. Amin," tutupnya.

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Firman Qusnulyakin