• News

  • Hukum

Ini Permintaan Mantan Suami Denada yang Bikin Terharu

Jerry Aurum di Polres Jakarta Barat
dok.Antaranews
Jerry Aurum di Polres Jakarta Barat

JAKARTA, NETRALNEWS.COM -- Mantan suami Denada yang juga berprofesi sebagai seorang fotografer, Jerry Aurum, tersandung kasus narkoba. Dalam pengakuannya, Jerry merasa sangat menyesal atas perbuatan yang telah dilakukannya.

"Saya sangat menyesal dan di kesempatan ini ingin memohon maaf sebesar-besarnya dari teman-teman dan terutama dari keluarga saya sendiri dan semoga penyesalan saya bisa mendapatkan pengampunan dan keringanan yang sebesar-besarnya," jelasnya, di Mapolres Jakarta Barat, Slipi, Jakarta Barat, Rabu (26/6/2019). "Saya berjanji tidak akan lagi melakukan dan mengulangi kesalahan seperti ini di masa depan," tambahnya.

Kendati demikian, Jerry mengaku mendapat bantuan dari pihak kepolisian ketika mental dirinya sedang terpuruk. Keinginannya untuk berkomunikasi dengan putrinya dikabulkan oleh pihak kepolisian dengan melakukan video call.

"Saya ingin mengucapkan terima kasih kepada kepolisian yang telah memfasilitasi rasa kangen saya dengan anak saya," katanya.

Meski tidak bisa terlalu lama berbincang dengan putrinya, Jerry mengaku hal tersebut sangat membantu dirinya.

"Jadi saya bisa difasilitasi untuk bisa video call, bisa ngobrol sebentar, itu sangat membantu sekali sisi mental saya," ucapnya.

Kepala Satuan Reserse Narkoba Polres Metro Jakarta Barat Ajun Komisaris Besar Polisi Erick Frendiz mengatakan Jerry Aurum adalah seorang pengguna aktif.

"Sampai saat ini kalau kita melihat jumlah barang bukti yang dimilikinya, Jerry Aurum termasuk pengguna aktif," ujar AKBP Erick.

Pengguna aktif yang dimaksud Erick, yaitu Jerry tidak setiap hari mengonsumsi obat-obatan terlarang tersebut, namun zat adiktif itu membuat Jerry kecanduan.

"Jerry sudah menggunakan dari tahun 2016. Namanya kecanduan, ada waktu dia ingin terus (konsumsi narkoba), ada jangka waktunya juga, tapi tidak tiap hari," kata Erick, dikutip Antara.

Erick menjelaskan penangkapan Jerry berawal dari informasi masyarakat yang kemudian dikembangkan melalui penyelidikan.

"Ke mana dia berkunjung, ke mana dia membeli, akhirnya sudah bisa kita pastikan pada hari itu dia membeli narkoba akhirnya kami lakukan penangkapan," ujar dia lagi.

Erick mengatakan pihak kepolisian telah menyiapkan kuasa hukum untuk Jerry. Namun, apabila Jerry mempunyai kuasa hukum sendiri, kuasa hukum tersebut bisa diganti.

Masih dilaporkan Antara, Jerry dikenakan pasal 112 sebagai pengguna narkoba dengan ancaman hukumannya minimal empat tahun, maksimal 15 tahun penjara.

Saat ini, menurut Erick, Jerry masih ditahan di Polres Metro Jakarta Barat. Erick mengatakan keluarga dan kerabat sudah mulai membesuk Jerry.

"Tahap selanjutnya pemberkasan, kemudian pengiriman berkas pekara, apabila dinyatakan lengkap atau P21 akan dilanjutkan dengan sidang," ujar Erick lagi.

Editor : Tommy Satria Ismaya Cahya