• News

  • Hukum

Kasus Chandri Widharta, Anak Asuhnya Justru Saat Ini Terlantar

OL, salah satu anak asuh Chandri Widharta saat masih dirawat di rumah sakit
Netralnews/Taat Ujianto
OL, salah satu anak asuh Chandri Widharta saat masih dirawat di rumah sakit

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Kasus Chandri Widharta (CW) mencuat sejak satu setengah tahun silam. Aparat hukum berusaha mengungkap kasus yang melilit CW, sementara kelima anak asuhnya tinggal di Panti Sosial Handayani (sejak bulan Februari 2018 hingga sekarang).

“Berarti, mereka sudah terpisah dengan saya selama satu setengah tahun. Selama anak-anak di panti, anak-anak tidak mendapatkan pendidikan dan tidak bersekolah sebagaimana mestinya. Padahal semestinya, layanan di panti hanya 6 bulan,” kata CW.

CW mengaku dipersulit untuk bisa bertemu dengan anak-anak asuhnya.

“Sulit saya bertemu mereka, padahal anak-anak itu butuh kasih sayang dan perhatian dari orangtua. Anak-anak minta agar saya sering datang tapi polisi dan pihak panti selalu menghalangi, dengan alasan yang tidak jelas,” kata CW.

Hak pendidikan bagi anak asuh CW justru kini terlantar

“Hingga hari ini, menurut CW, kepolisian tidak menemukan bukti-bukti mencukupi seperti yang dituduhkan kepada saya. Saya mohon agar anak-anak dikembalikan kepada saya karena saya tidak pernah melakukan kejahatan terhadap anak-anak tersebut,” harap CW.

CW berharap bila memang tuduhan tak terbukti, ia meminta kepolisian mengeluarkan SP3 dan mengembalikan hak asuh kepadanya.

“Sebagai warga negara Indonesia yang berusaha membantu amanat undang-undang untuk mengasuh anak terlantar yang seharusnya menjadi tanggung jawab negara, saya sangat sedih diperlakukan seperti ini. Saya juga sedih mendengar curahan anak-anak asuh saya yang minta segera keluar dari Panti Sosial Handayani,” sambungnya.

Saat wawancara Netralnews dengan CW, 3 (tiga) dari ke 5 (lima) anak asuhnya sedang dirawat di RS karena mengalami infeksi pernafasan. CW berusaha terus mendampingi ketiga anak itu.

“Sampai saat ini, ketiga anak asuh saya masih dalam perawatan dan pendampingan psikolog untuk memastikan kondisi kesehatan dan jiwanya. Dokter belum mengizinkan anak-anak keluar dari RS,” terang CW.

Setelah keluar dari rumah sakit, CW berharap agar hak asuhnya dikembalikan kepadanya. Ia tidak tega melihat apa yang dialami mereka, termasuk jika harus tetap tinggal di Panti Sosial Handayani.

“Saya berharap aparat hukum segera mengembalikan  anak-anak itu agar bisa kembali tinggal bersama saya. Saya akan merawat dan memperhatikan mereka. Termasuk apabila ada keluarga kandung anak-anak ini meminta hak asuhnya, saya bersedia menyerahkan mereka, yang penting anak-anak asuh saya mendapatkan kasih sayang yang semestinya dan bukan terus berada di Panti Sosial Handayani,” pinta CW.

Anak asuhnya minta kembali bersama CW 

Tak terasa, percakapan dengan CW sudah memakan waktu lebih dari dua jam. Tim Netralnews kemudian menjumpai tiga anak asuhnya yang sedang dirawat di bangsal anak.

Kami diantar CW dan seorang kerabatnya. Begitu sampai di ruangan bangsal, tampak sejumlah suster menyapa kami dengan ramah. Terlihat CW sudah sangat dikenal mereka.

Salah satu anak asuh CW, RA sedang tertidur. Sementara TI sedang makan siang. Kemudian OL terlihat sedang membaca buku novel yang ia pinjam dari perpustakaan rumah sakit.

Kami menyapa OL yang kemudian menutup bukunya. Ia mengaku baru saja selesai menulis surat.

Rupanya, tinggal selama 1,5 tahun di Panti Sosial Handayani, membuatnya ia mengenal seorang teman lelaki di sana. Ia memiliki relasi spesial dengan lelaki seusianya juga (anak SMP).

“Iya, saya suka sama dia. Tapi saya nggak mau tinggal di Panti Sosial Handayani. Kan kalau sudah keluar dan tinggal dengan Mami, saya tetap bisa membesuk dia,” kata OL yang terlihat jarum impusnya sudah dilepas oleh suster perawat.

OL yang mengaku menjadi penggemar artis Selena Gomez itu berharap bisa segera kembali tinggal bersama CW. Ia juga sedih karena 1,5 tahun tak bersekolah. Padahal semestinya sudah  duduk SMP kelas 7.

“Sejak tinggal di wisma (Panti Sosial Handayani, red), nggak sekolah. Seharusnya saya sudah SMP kelas 7. Makanya saya ingin segera keluar dari sini dan tinggal bersama Mami,” kata OL.

Netralnews berusaha mengorek keterangan tentang kebenaran atas tuduhan penyekapan dan penganiayaan.

“Bohong semua itu. Mami nggak pernah memukul. Ngak pernah ngasih makanan basi. Mami ajak kami jalan-jalan dan sekolahkan kami. Saya setiap hari diantar jemput taxi,” terang OL.

OL memang mengakui kalau FA memiliki sakit yang kadang diobati CW.

“FA kan sakit apa namanya, AIDS atau apa gitu (menurut CW adalah Herves), ketularan ibunya. Kadang diobati Mami dan saya tak boleh mendekat karena katanya biar ngak ketularan,” terang OL.

OL berharap bisa kembali tinggal dengan CW. “Pengin segera keluar dari rumah sakit. Di sini membosankan. Sepi,” kata OL yang saat ini mengaku sedang jatuh cinta.

Usai mengambil foto dan pamitan, Netralnews pamit. Kami diantar CW dan seorang kerabatnya. OL sempat menggelayut dan merengek kapan bisa segera keluar dari rumah sakit. Ia ingin merayakan ulang tahun.

“Masak rayakan ulang tahun di rumah sakit? Nanti saja,” kata CW yang membuat mata OL berkaca-kaca.

Editor : Taat Ujianto

Apa Reaksi Anda?