• News

  • Hukum

Ruhut Sebut Kasus HRS Seperti Film Rambo, Ini Maksudnya

Mantan Anggota DPR Ruhut Sitompul.
Dokumentasi Netralnews
Mantan Anggota DPR Ruhut Sitompul.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Mantan anggota DPR, Ruhut Sitompul kembali berkicau di akun media sosialnya terkait kasus hukum Habib Rizieq Syihab (HRS).

Seperti diberitakan Imam Besar Front Pembela Islam (FPI) sepenuhnya belum lepas dari kasus hukum karena masih tersangkut sejumlah kasus di Bareskrim Polri. 

Sebelumnya Sekretaris Umum FPI Munarman menyebutkan bahwa semua kasus hukum Habib Rizieq sudah dihentikan. 

Dan menurut menurut Munarman lagi, Rizieq sebenarnya ingin pulang ke Indonesia, namun terhalang karena ada permintaan otoritas Indonesia kepada Arab Saudi untuk mencegah Rizieq pulang ke Tanah Air.

Namun dilain pihak Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo membantah pernyataan Munarman. Dedi mengatakan tak semua kasus Rizieq dihentikan, beberapa di antaranya masih diproses.

"Tidak semua. Yang dihentikan itu yang di Polda Metro Jaya, kasus chat, dan di Polda Jawa Barat kasus Pancasila," kata Karo Penmas Divisi Humas Polri Brigjen Dedi Prasetyo di Mabes Polri, Jalan Trunojoyo, Kebayoran Baru, Jakarta Selatan, Selasa (16/7/2019).

Terkait hal itu Ruhut berkicau di Twitternya dengan menuliskan kalimat Kasus Habib Rizieq Syihab berjilid-jilid seperti film Rambo.

Mantan petinggi Partai Demokrat ini juga mengatakan Indonesia Negara hukum semua sama di depan hukum. Selain itu Ruhut juga mengatakan bahwa presiden Joko Widodo menegaskan hormati hukum sebagai Panglima.

"Kasus Hukum HRS yg sedang ditangani POLISI berjilid jilid seperti Film Rambo Indonesia Negara Hukum semua sama didepan Hukum, Presiden RI Dua Priode Bpk Joko Widodo tegas mengatakan Hormati Hukum sebagai Panglima MERDEKA," tulis Ruhut Rabu (17/7/2019).

Cuitan Ruhut pun direspon berbagai komentar oleh warganet. Berikut komentar warganet seperti yang dirangkum Netralnews.com, Kamis (18/7/2019).

@Azhar28245944: Setuju.. Jika perusak hukum di adili  apalagi kayak  si HRS yang sudah melecehkan kebenaran

@Costawoy1: Betul.  Yg betul2. Kalu begini komentarkan enak dibaca. Jangan lagi jadi orang yg suka panaspanasin.  Indonesia Yg kita cintai jangan kita Nodai. MERDEKA

@W176Y6: Harusnyw Pak @jokowi

 dan Kapolri tegas perintahkan TANGKAP Risik itu baru bener dan menjunjung tinggi hukum ..kan bukan org penting kok dia..org biasa saja tp kok gk verani di tindak keras ?

@SarYono56066316: Seharusnya jentelmen kalau punya masalah ,,sehinga  Tidak menambah dan menjadi repot dan merepotkan.

@IrfanR4123:"Bang @ruhutsitompul

 _ Kalimat yg sering abang katakan jdikan Hukum Panglima bkn kah itu di kaitkan dengn kata-kata Pak SBY iya, atau skrng uda Mengutip Lgi kata" Pak Presiden Joko Widodo??. Maaf hnya Nnya bang?.

@nurulilmi76:Siapapun yg bermasalah dg hukum pasti hidupnya tdk nyaman. Apalagi sampai melukai hati org lain krn Allah tdk akan mengampuni sblm org itu memaafkan

 

Reporter : Sesmawati
Editor : Nazaruli