• News

  • Hukum

Tak Ada Pimpinan KPK dari Unsur Kejaksaan, Begini Komentar Prasetyo

HM Prasetyo, Jaksa Agung.
Kejaksaan Agung
HM Prasetyo, Jaksa Agung.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Komisi III DPR telah memilih lima orang pimpinan Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) periode 2019-2023 pada Jumat (13/9/2019) dini hari.

Kelima nama yang terpilih menjadi pimpinan KPK periode 2019-2023 yakni,Firli Bahuri, Alexander Marwata, Nurul Ghufron, Nawawi Pomolango dan Lili Pintauli Siregar.

Dari kelima nama tersebut tidak satu pun yang berasal dari Kejaksaan. Terkait hal itu, Jaksa Agung HM Prasetyo mengaku tidak mempersoalkan.

"Ya tidak apa-apa, kami punya 90 jaksa lebih di situ (KPK). Mereka yang nanti bekerja di sana untuk kasus-kasus yang ditangani oleh KPK," ujar Prasetyo di Kompleks Kejaksaan Agung, Jakarta, Jumat (13/9/2019).

Lebih lanjut Prasetyo mengatakan dirinya berharap pimpinan KPK yang baru dapat bekerja sama dengan pihak Kejaksaan dan Polisi dalam penanganan perkara tindak pidana korupsi baik di tingkat pusat maupun daerah. Karena di KPK terdapat sekitar 90 Jaksa di KPK

"Totalnya ada 90 Jaksa kita di KPK yang sudah siap bekerja sama menangani kasus korupsi di KPK," kata Prasetyo.

Reporter : Sesmawati
Editor : Irawan.H.P