• News

  • Hukum

Basaria Panjaitan Dipuji, Agus Rahardjo Cs Disebut Childish oleh Ruhut

Politikus, Ruhut Sitompul.
Twitter @ruhutsitompul
Politikus, Ruhut Sitompul.

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Mantan Anggota Komisi III DPR, Sitompul mengkritisi tiga pimpinan KPK, Agus Rahardjo, Saut Situmorang dan Laode M Syarif yang menyerahkan mandat pengelolaan KPK ke Presiden Joko Widodo (Jokowi).

"Sudahlah, Agus, Laode, Saut apa maunya sih, kekanak-kanakan, langkah yang kampungan. Selesaikanlah tugasnya dengan baik sampai Desember. Sekarang suruh Jokowi memimpin KPK. Itu kekanak-kanakan, gak senang yang begitu-begitu," kata Ruhut kepada netralnews.com, Senin (16/9/2019).

"Lima komisioner KPK itu sebenarnya kita hormati, sayangnya tiga komisioner sekarang itu childish, kekanak-kanakan. Selesaikan tugas sampai Desember," ujarnya.

Berbeda dengan Agus Rahardjo Cs,  mantan elit Partai Demokrat itu justru memuji sikap Wakil Ketua KPK Basaria Panjaitan yang tidak ikut dalam pernyataan sikap Agus cs saat menyerahkan mandat ke Jokowi.

Alasan Ruhut memuji Basaria, karena menurutnya mantan polisi dengan pangkat terakhir inspektur jenderal itu tidak terpengaruh oleh manuver Agus, Laode dan Saut.

"Kalau memang mau mundur jangan cuma bertiga, bisa gak ajak Basaria? Kita angkat jempol sama boru Panjaitan. Basaria itu polisi, gak bisa dikendalikan, dia on the track sesuai aturan," ungkap Ruhut.

Sebelumnya, Ketua KPK Agus Rahardjo mengatakan, saat ini KPK sedang dalam posisi dikepung dari berbagai sisi. Kondisi KPK disebutnya sangat memprihatinkan, terutama terkait revisi Undang-Undang nomor 30 tahun 2002 tentang KPK.

Hal tersebut disampaikan Agus dalam konferensi pers di Gedung KPK, Kuningan, Jakarta Selatan, Jumat (13/9/2019). Ia didampingi dua komisioner KPK Laode M Syarif dan Saut Situmorang.

"Kita sangat prihatin, kondisi pemberantasan korupsi semakin mencemaskan. KPK rasanya seperti dikepung dari berbagai macam sisi," kata Agus.

Atas kondisi itu, Agus mewakili pimpinan KPK menyerahkan tanggung jawab pemberantasan korupsi di KPK kepada Presiden Jokowi.

"Oleh karena itu, setelah kami mempertimbangkan sebaik-baiknya, yang keadaannya semakin genting ini, maka kami pimpinan yang merupakan penanggung jawab tertinggi di KPK, dengan berat hati pada hari ini Jumat 13 September, kami menyerahkan tanggung jawab pengelolaan KPK kepada Bapak Presiden RI," ujar Agus.
   

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Irawan.H.P