• News

  • Hukum

Disebut Dalang Penculikan Relawan Jokowi, Habib Novel Bakal Lapor Polisi

Ketua Media Center Persaudaraan Alumni (PA) 212, Habib Novel Chaidir Hasan (Novel Bamukmin)
Pos Kota
Ketua Media Center Persaudaraan Alumni (PA) 212, Habib Novel Chaidir Hasan (Novel Bamukmin)

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Ketua Media Center Persaudaraan Alumni (PA) 212, Habib Novel Chaidir Hasan (Novel Bamukmin) siap memenuhi panggilan polisi terkait kasus dugaan penculikan dan penganiayaan terhadap pegiat medsos sekaligus relawan Jokowi, Ninoy Karundeng.

Polda Metro Jaya mengagendakan pemeriksaan terhadap Novel pada Kamis (10/10/2019) besok. Ia akan dimintai keterangan sebagai saksi.

"Soal pemanggilan Insya Allah saya akan datang Kamis sebagaimana yang telah dijadwalkan," kata Habib Novel kepada netralnews.com, Rabu (9/10/2019). 

Selain siap diperiksa sebagai saksi, anak buah Habib Rizieq Shihab ini juga bakal melaporkan pihak yang telah menyebut dirinya sebagai dalang penculikan Ninoy. 

Sebelumnya Ninoy Karundeng mengaku dirinya sempat diancam dibunuh oleh pihak yang disebut 'habib' ketika ia diinterograsi di Masjid Al-Falaah, Pejompongan, Jakarta Pusat, pada 30 September lalu. 

"Iya benar, karena dalam satu media jelas menyebut nama saya lengkap sebagai dalang penculikan," tegas Habib Novel. 

Pelaporan terhadap pihak-pihak yang diduga telah mencemarkan nama baiknya itu bakal dilakukan setelah pemeriksaan sebagai saksi pada Kamis besok. "Iya benar. Kita sedang persiapkan rencana pelaporan balik itu," pungkasnya. 

Diketahui, dalam kasus ini polisi telah menetapkan 13 orang tersangka, termasuk Sekretaris Jenderal PA 212 Bernard Abdul Jabar. Dari 13 tersangka itu, 12 di antaranya saat ini menjalani masa penahanan.

Polisi menjerat para tersangka dengan Pasal 170 KUHP dan Pasal 335 KUHP, tiga di antaranya dijerat UU ITE karena diduga terlibat dalam merekam dan menyebarkan aksi penganiayaan.

 

Reporter : Adiel Manafe
Editor : Sesmawati