• News

  • Hukum

Lima Tersangka Penipuan Jamaah Haji Ditahan di Bareskrim

Iuustrasi - para jamaah haji Indonesia lagi sangtap saat di tanah suci (netralnews/domi lewuk)
Iuustrasi - para jamaah haji Indonesia lagi sangtap saat di tanah suci (netralnews/domi lewuk)

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Lima dari sembilan tersangka penipuan 177 jamaah haji Indonesia yang berangkat secara ilegal dari Filipina, telah ditahan di Badan Reserse Kriminal (Bareskrim) Mabes Polri.

Penahanan lima tersangka tersebut diungkapkan Direktur Tindak Pidana Umum Bareskrim Polri, Brigjen Agus Andrianto. "Sudah ditahan. Lima tersangka sudah kami tahan di Bareskrim, sementara empat lainnya belum," kata Agus di Mabes Polri, Senin (26/9/2016).

Semantara empat orang yang belum ditahan, kata Agus, tiga tersangka masih menjalani proses hukum di Filipina, termasuk HR, dan satu orang tersangka saat ini masih dalam pengejaran petugas.

"Yang satu tersangka ini, tidak ada di Indonesia. Bisa jadi satu tersangka ini ada di Filipina bahkan di Mekkah," ujar Agus.

Sebelumnya Direktorat Tindak Pidana Umum (Dittipidum), Bareskrim Polri menetapkan sembilan orang tersangka baru dalam kasus penipuan terhadap 177 jamaah haji Indonesia.

Para tersangka merupakan pemilik dari sejumlah agen perjalanan haji yang memberangkatkan calon anggota jemaah haji ke Arab Saudi. Mereka menjanjikan beribadah haji yang lebih cepat dengan menggunakan kuota di Filipina.

Kepada tersangka, polisi menjerat Undang-Undang Nomor 8 Tahun 1999 tentang Perlindungan Konsumen, Undang-Undang Nomor 13 Tahun 2008 tentang Penyelenggaraan Ibadah Haji, dan Pasal 378 KUHP tentang Tindak Pidana Penipuan.

Reporter : Wahyu Praditya Purnomo
Editor : Hila Japi