• News

  • Hukum

Hari Ini Ahok Kembali Dilaporkan ke Bareskrim

Gubernur Ahok (quereta.com)
Gubernur Ahok (quereta.com)

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Pelaporan terhadap Gubernur DKI Jakarta, Basuki Tjahaja Purnama atau yang akrab disapa Ahok, terkait dugaan penistaan agama, seakan tak pernah berhenti. Rencananya, sebuah Yayasan pembinaan muallaf, Irene Center bakal melaporkan Ahok, Jumat (21/10/2016) siang.

Pelaporan itu terkait pernyataan Ahok yang menyinggung al-Qur’an Surat Al-Maidah ayat 51 di Kepulauan Seribu. MUI telah menyatakan pernyataan Ahok itu termasuk penghinaan terhadap al-Qur’an.

"Insya Allah pelaporannya sekitar jam 2 siang," kata Direktur Irena Center Sally Setianingsih, Jumat (21/10/2016).

Bahkan, lanjut Sally, terkait maslah ini, Irena Center sudah membuka petisi online berjudul “Warga Indonesia, Pidanakan Ahok!”. Petisi ini bertujuan agar Ahok dituntut dalam hukum yang ada di Indonesia.

Sally pun mengklaim, dukungan terhadap petisi ini telah ditandatangani sekitar 16 ribu orang. "Sekarang (kami) mendapatkan dukungan dari sekitar 16 ribu orang penandatangan dari petisi. Sedangkan orang-orang yang ingin berpartisipasi melaporkan Ahok untuk dihukum secara pidana yang ada di Indonesia itu sekitar 1.500 orang,'' ujarnya.

Irena Center mengaku telah menerima seribu lebih KTP dan Paspor sebagai pelapor atas kasus Ahok tersebut. Sebagaimana penjelasan dalam update petisi tersebut, Sally menjelaskan, pihaknya membutuhkan pelapor lebih banyak.

Sebelumnya, pelaporan terhadap orang nomor satu di Pemprov DKI itu juga dilakukan beberapa organisasi atau lembaga. Advokat Cinta Tanah Air (ACTA) juga telah melaporkan Ahok ke Bareskrim beberapa waktu lalu. Laporan tersebut dilakukan karena pernyataan Ahok tentang tafsir Surat Al Maidah Ayat 51 dinilai menghina umat Islam.

Reporter : Wahyu Praditya Purnomo
Editor : Hila Japi