• News

  • Hukum

La Nyalla Mahmud Mattalitti Harus Divonis Bebas

La Nyalla Mattalitti (ist)
La Nyalla Mattalitti (ist)

JAKARTA, NETRALNEWS.COM - Koordinator Masyarakat Indonesia Pemantau Anti Kriminalisasi Hukum, AM. Muhammadyah mengatakan, mantan Ketua Kadin Jawa Timur La Nyalla Mahmud Mattalitti, seharusnya divonis bebas dari semua tuntutan jaksa.

"Sudah sepantasnya mantan ketum Kadin Jatim dibebaskan dari segala tuntutan jaksa. Apalagi banyak pihak yang menduga bahwa kasus ini sebenarnya sangat dipaksakan hanya untuk tujuan melengserkan La Nyalla dari jabatan ketua umum PSSI," kata AM. Muhammadyah dalam keteranganya di Jakarta, Selasa (20/12/2016).

Menurutnya, sesuai hasil penyidikan, maka kasus tersebut telah dinyatakan tidak sah dan dibatalkan oleh keputusan pengadilan dalam tiga kali permohonan Praperadilan yang diajukan La Nyalla.

Adapun dugaan ini kata AM. Muhammadyah, semakin menguat dari pernyataan Jaksa Agung HM Prasetyo, yang tetap memerintahkan jajarannya di Kejati Jatim untuk mengeluarkan sprindik baru. Padahal, penyidikan kasus tersebut telah dibatalkan oleh putusan pengadilan.

Dilanjutkannya ternyata dalam persidangan pun tidak ada pembuktian bahwa La Nyallah Mattalitti memperkaya diri sendiri senilai Rp 1,1 miliar sebagaimana tuntutan jaksa. Itu dibuktikan dengan tidak adanya dokumen auditor BPK maupun BPKP tentang adanya kerugian negara, kata dia.

Dijelaskan, bahkan dari semua saksi fakta yang dihadirkan oleh JPU, tidak satu pun yang menyebutkan La Nyalla terlibat dalam perkara yang dituduhkan  tersebut. Tak ada saksi yang mendukung dakwaan JPU bahwa La Nyalla bersama-sama dengan terpidana sebelumnya, yakni Diar Kusuma Putra dan Nelson Sembiring, melakukan tindak pidana korupsi dana hibah Kadin Jatim.

Satu-satunya fakta yang didalilkan jaksa kepada La Nyalla adalah soal penggunaan dana hibah Kadin Jatim untuk membeli Saham IPO Bank Jatim di tahun 2012. Tuduhan itu pun digugurkan oleh keterangan saksi-saksi fakta yang dihadirkan sendiri oleh pihak Jaksa Penuntut Umum (JPU).

"Dinyatakan oleh para saksi, bahwa faktanya, La Nyalla tidak mengetahui penggunaan dana hibah tersebut. Bahkan diakui oleh saksi-saksi bahwa pembelian itu bukan inisiatif dan tanpa sepengetahuan La Nyalla Mattalitti ," ujarnya.

Reporter : Dominikus Lewuk
Editor : Hila Japi